Kanal

Pengurus Kerukunan Keluarga Banjar (KKB) Karimun Periode 2014-2019 Dikukuhkan

 Bupati Karimun, Nurdin Basirun memasangkan tanjak ke kepala ketua umum KKB periode 2014-2019 usai dilantik di Gedung Nasional Jl Yos Sudarso Kecamatan Karimun, Kamis (22/1/2015) siang. / Foto: Karimuntoday.com
INHILKLIK.COM, TANJUNG BALAI - Bertempat di Gedung Nasional Jl Yos Sudarso Kecamatan Karimun, Bupati Karimun, Nurdin Basirun secara resmi mengukuhkan sekaligus melantik ketua beserta anggota (kepenggurusan) Kerukanan Keluarga Banjar (KKB) periode 2014-2019, Kamis (22/1/2015) siang.

Selain dihadiri usnur FKPD dan Sekda Kabupaten Karimun, Arif Fadillah dalam pengukuhan, turut hadir juga Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs. Muhd. Wardan, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam Kadispora, Seni Budaya dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Mohanas, serta tokoh masyarakat dan paguyuban daerah setempat.

Berdasarkan surat keputusan No: 02/KKB/IX/2014 tentang susunan pengurus KKB Kabupaten Karimun periode 2014-2019 sebagai pembina, Rodiansah, penasehat H. Jainuddin Dahlan, ketua umum, Felly Eka Saputra, sekretaris: Arfani Kadri dan bendaraha, Badrun.

Dalam susunan kepenggurusan KKB periode 2014-2019 juga memiliki bidang-bidang, yaitu keagamaan dan pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemuda dan olahraga, kesenian dan budaya, hubungan masyarakat, perlindungan dan pemberdayaan perempuan, hukum dan keamanan, serta wira usaha dan koperasi.

Bupati Karimun dalam sambutannya, terlebih dahulu memasangkan tanjak ke kepala Ketua KKB terpilih mengucapkan selamat atas dilantiknya kepenggurusan KKB Kabupaten Karimun periode yang baru.

"Terdapat beragam suku masyarakat yang tinggal di Kabupaten Karimun, salah satunya Banjar. Meskipun demekian, sampai sejauh ini Kabupaten Karimun masih tetap dalam situasi kondusif. Artinya selain memberikan kontribusi, beragam masyarakat tersebut juga ikut menjaga daerah yag ditempati saat ini," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Indragiri Inhil, Drs. Muhd. Wardan diberi kesempatan menyampaikan sekapur sirih sangat tersanjung, atas sambutan kedatangannya bersama rombongan dengan begitu meriah oleh Pemkab Karimun.

Disampaikannya lagi, dari seitar 800.000 penduduk di Inhil, terdapat 40 persen dari suku Banjar. "Suku Banjar menjadi negeri kedua setelah dari kalimantan Selatan. Dari 20 Kecamatan yang ada di Inhil, banyak didominasi dari suku Banjar," terangnya.

Pada kesempatan ini Wardan juga menyampaikan potensi-potensi yang ada di Inhil. Diantaranya, perkebunan kelapa yang ditanam diatas lahan sebesar 432 ribu hektar, serta memiliki tanaman mangrove sepanjang 100 ribu hektar.

"Ada empat perusahaan yang mengembangkan kelapa di Inhil, salah satunya adalah PT. Sambu. Dan perkebunan kelapa di Inhil tercatat terluas di dunia. Melihat potensi tersebut, sudah ada rencana untuk mengajak Pemkab Karimun berkerjasama dalam membesarkannya lagi," ucapnya.

Disamping itu ketua umum KKB Kabupaten Karimun periode 2014-2019, Felly Eka Saputra saat ditemui menyebutkan, KKB merupakan himpunan keluarga yang berasal dari keturunan suku Banjar, sebahagian besar dari Tembilahan.

Sambung Felly, tujuan paguyuban ini untuk menciptakan serta mewujudkan kerukunan internala warga Banjar khususnya, dan masyarakat Kabupaten Karimun pada umumnya. Kemudian ikut aktif dalam memajukan pembangunan Kabupaten Karimun.

"Sebelum berdirinya KKB awalnya adalah Kerukunan Keluarga Kalimantan (KKK) sampai periode 2010-2014 yang dipimpin oleh HM. Yackin. Dengan kesepakatan bersama untuk periode 2014-2019, akhirnya nama KKK dirubah menjadi KKB, sesuai dengan akte notaris perbuahan nomor 44 tahun 2014," tutup Felly menceritakan sejarah perjalanan paguyuban yang ia pimpin saat ini. (*)


Source: Karimuntoday.com
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER