Kanal

Tower Pemancar Telepon di Teluk Pinang Tumbang

INHILKKLOK.COM, TELUK PINANG - Sejumlah masyarakat di Jalan Telaga Musim Parit 8, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dihebohkan dengan tumbangnya tower pemancar telepon milik PT Telkom di daerah setempat, Selasa (6/1/2015). Meski tidak ada korban jiwa dan menimpa rumah masyarakat yang ada di sekitarnya, namun kejadian yang berlangsung sekitar pukul 18.15 WIB ini sempat membuat warga panik. Pasalnya, sudah sejak lama keberadaan tower pemancar telepon yang tidak terpakai itu, dikhawatirkan akan tumbang dan menimpa rumah masyarakat, karena kondisinya yang sudah mulai keropos dan tali penopangnya banyak yang putus, sehingga masyarakat meminta pihak terkait bisa segera membongkarnya. Namun karena tidak juga ada tanggapan dari pihak terkait, dalam hal ini PT Telkom, akhirnya tower pemancar telepon yang sudah lama tidak berfungsi sebagaimana mestinya ini tumbang dihantam tiupan angin yang cukup kencang. Menurut keterangan yang diperoleh dari warga setempat, tumbangnya tower  pemancar telepon ini berawal dari adanya tiupan angin yang cukup kencang di daerah tersebut, sehingga kondisi tiang yang sudah tidak terawat itu tumbang karena terpaan angin. "Kejadiannya ketika masuk waktu Maghrib tadi. Memang saat itu angin bertiup kencang," ujar Ijum, salah seorang warga Parit 8, Kelurahan Teluk Pinang. Dijelaskan, ketika dirinya sedang bersiap-siap mau melaksanakan shalat, ia mendengar seperti ada suara besi yang patah. Setelah di lihat keluar rumah, ternyata tower pemancar telepon itu yang patah di tengah-tengahnya, sehingga tidak sampai menimpa bangunan yang ada di sekitarnya. "Untung saja tiangnya patah dua, kalau tidak tentu akan roboh dan menimpa rumah yang ada di dekatnya," terangnya. Sebelumnya, Ketua RT 06 RW 03, Kelurahan Teluk Pinang, Ali Ramli membenarkan bahwa kondisi dan keberadaan tower pemancar telepon yang sudah tidak berfungsi dan masih berdiri tegak lingkungannya tersebut. Menurutnya, tower pemancar telepon yang sudah berdiri sejak belasan tahun silam ini, tidak lagi digunakan oleh pihak terkait, karena sudah ada tower pemancar telepon yang baru dan dibangun tepat di samping tower pemancar telepon yang lama. “Memang ada laporan dari warga kita, yang mengatakan bahwa tali kawat penyangga tower itu sudah banyak yang putus dan ditakutkan akan tumbang menimpa rumah mereka. Setelah saya cek ke lokasi, memang benar kondisinya seperti itu. Hal ini sudah kita sampaikan kepada penjaganya, tapi nampaknya belum ada langkah lebih lanjut dari pihak terkait,” kata Ali. (Kiramnews)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER