Kanal

Pemkab Inhil Bentuk Tim Inventarisasi Kerusakan Kebun Kelapa Masyarakat

Wabup Inhil Rosman Malomo/Inhiltoday
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Kerusakan perkebunan kelapa masyarakat yang berada di Kecamatan Pelangiran diduga akibat dari replanting salah satu perusahaan kini telah sampai pada tahap pendataan. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah membentuk tim inventarisasi untuk hal tersebut.

" Pemerintah akan memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat, perusahaan yang dengan bukti nyata memang bersalah dan menyebabkan kerusakan kebun kelapa masyarakat maka wajib mempertanggungjawabkan nya," sebut Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo, kemarin.

Wabup meminta masyarakat agar dapat bersabar sembari menuggu proses tersebut berjalan. Karena sesuai dengan ketentuan tidak bisa pergantian dilakukan begitu saja ada tahapan dan prosedur yang harus dilalui," Kami harapkan masyarakat bersabar menunggu proses tersebut, " paparnya.

‎Rosman menyadari, bahwa keinginan masyarakat ya mendapatkan ganti rugi sekitika langsung ada namun dia menjelaskan tidak bisa hal tersebut dilakukan," Kita bekerja sesuai ketentuan dan prosedur harus ada tahapan yang dilalui mulai dari pendataan sampai ada proses pergantian," ungkapnya. 

‎Sampai saat ini tim sudah mendata sekitar 35 ribu batang pohon kelapa yang rusak akibat hama kumbang yang bersumber dari replanting salah satu perusahaan. Masyarakat diminta untuk mempercayakan proses pendataan kepada tim verifikasi yang terdiri dari Camat dan Kepala Desa dan unsur Pemkab  lainnya.

‎ " Percayakan saja kepada camat  dan kades yang tergabung dalam tim, mereka inikan camat dan kades masyarakat siapa lagi yang akan dipercaya dalam mengurus ini kalau bukan mereka," ungkap Rosman.

Sebelumnya lanjut Rosman sudah terjadi beberapa kasus kerusakan kebun masyarakat akibat hama kumbang dari replanting dan semuanya sudah terselesaikan dengan mediasi bersama pihak perusahaan.

" Pemkab akan perjuangkan hak masyarakat sebagaimana kasus yang terjadi sebelumnya sampai pada pergantian kebun kelapa masyarakat peri batang," pungkas mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Inhil itu.(Iun/adv/inhiltoday)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER