Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Diskes Inhil, Alvi Furwanti Alwi melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Diskes Inhil, Jumat (31/10/2014).
'PU gak profesional itu, debukan karena pembangunan jalan. Eh, masyarakat malam nyiram sendiri debunya,' kata Saut .
Padahal dikatakan Saut, Dinas PU memiliki mobil air yang biasa menyiram tanaman di taman yang ada di Kota Tembilahan, faktanya mobil tersebut tidak digunakan sesuai dengan fungsinya.
'Apasalahnya PU yang siram jalan itu tiap hari, dari pada banyak debu. Ini kesadaran masyarakat aja yang nyiram,' ujarnya lagi.
Dampak dari debu tersebut, dikatakan Saut bisa menyebabkan penyakit bagi orang yang menghirupnya setiap hari. Sebagai pengawas kesehatan masyarakat, ia mengatakan tidak mau banyak masyarakat yang sakit gara-gara debu.
'Meskipun belum ada peningkatan jumlah masyarakat yang sakit karena debu, namun jika ini terhirup tiap hari bisa berbahaya. Debu dan asap kan sama bahayanya, bisa terserang ISPA,' tutup Saut. (*)
Source: Goriau.com