![]() |
| Drs H. Pahrolrozy MM/Inhiltoday |
"Pedagang yang berjualan di Jalan Yos Sudarso akan dipindahkan salah satu tempat yang akan dijadikan sebagai penampungan bagi pedagang untuk berjualan adalah pasar yang berada di Jalan Kayu Jati. Pasar tersebut saat ini dalam tahap pengerjaan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indragiri Hilir Drs H. Pahrolrozy MM, kemarin.
514 kios dan los yang akan dibangun itu berasal dari dana pusat, provinsi dan dana APBD kabupaten dengan rincian‎ dana DAK dan pendamping Rp 2,2 milyar dibangun 126 kios/, APBD Provinsi Riau Rp.1,35 miliar di bangun 32 kios , dana CSR perusahaan lebih kurang Rp 3,2 milyar dibangun 300 kios. APBN dinas koperasi Rp 900 juta dibangun 56 kios.
"Jika pengerjaannya sudah selesai maka tempat ini bisa ditempati oleh pedagang sebagai wadah berjualan," tambahnya. Pasar yang dibangun menggunakan dana budjet shering ini dibuat dengan lebih representatif sehingga memberi kesan nyaman bagi pedagang dan pembila yang berada disana.
"Kondisi paparnya kita akan buat sebagaimana yang diinginkan pimpinan yakni lebih representatif dan nyaman. Kesan kumuh diharapkan tidak ada lagi pada pasar yang akan dibangun ini," ungkapnya.
Sementara menunggu pekerjaan pasar ini belum selesai maka para pedagang diperbolehkan untuk berjualan disekitar Jalan Yos Sudarso.
" tapi kalau pasar di Jalan kayu Jati dan sejumlah titi pasar lainnya selesai dibangun maka pedagang tidak ada lagi yang diperbolehkan untuk berjualan di Jalan Yos Sudarso karena tempat itu akan dijadikan sebagai taman dan difungsikan lagi sebagai jalan," paparnya.
Kepada sejumlah perusahaan yang memberikan bantuan untuk pembangunan pasar Pahrolrozy mengucapkan terimakasih atas keikut serta perusahaan dalam rangka memberikan tempat yang layak dan nyaman bagi pedagang untuk berjualan.
"Kami Pemkab inhil tentu memberi apresiasi kepada perusahaan dengan dana CSR nya memberikan bantuan untuk pembangunan, semoga kedepan keikut serta perusahaan dan membangun Inhil dapat lebih meningkatkan lagi," pungkas mantan Kepala Dinas perhubungan Komunikasi dan Informatika ini. (ard/inhiltoday)
