![]() |
| Bupati Inhil HM. Wardan |
Hal itu disampaikannya, menanggapi aksi demontrasi puluhan massa, yang menamakan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Mandah Pelangiran tolak Guntung sebagai Ibukota Inhut, di Gedung DPRD Provinsi Riau.
Menurut Bupati, agar jalannya proses kajian lebih kredibel, kajian rencana pemekaran Kabupaten Inhut ini tidak lagi menggunakan universitas setempat, tetapi Pemkab Inhil memfasilitasi dengan mempergunakan tim kajian dari Universitas Indonesia (UI).
“Siapa yang hari ini tidak kenal UI, saya kira siapapun akan mengakui kredibilitas universitas terbesar di Indonesia ini,” ujar Bupati saat ditanyakan sejumlah wartawan, di sela-sela kegiatan kunjungannya ke lokasi kuliner Kelapa Gading, Jalan HR Subrantas Tembilahan, kemarin.
Apalagi, lanjut Bupati yang dikenal agamis ini, ditunjuknya tim kajian dari UI bertujuan agar hasil rekomendasi yang dihasilkan dapat lebih dipercaya dan benar-benar memenuhi semua persyaratan yang diminta.
“Sebagai Bupati, saya hanya memberikan rekomendasi atas hasil kajian, jadi bukan keinginan pribadi,” terangnya. (Kapurnews)
