![]() |
| Ilustrasi |
Asisten I Setdaprov Riau, Kasiaruddin, Selasa (9/9/2014), mengatakan, jika memang wacana itu diputuskan menjadi kebijakan yang harus dilaksanakan, Pemprov Riau siap.
"Kami masih mengikuti perkembangan, karena itu juga masih dalam pembahasan," kata Kasiaruddn di Kantor Gubernur Riau.
Jika memang itu dilaksanakan, akan ada 4 daerah di Riau yang melaksanakan sistem itu pada tahun depan. Diantaranya Dumai, Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Indragiri Hulu.
Karena keempat daerah tersebut akan melaksanakan Pilkada pada tahun depan. Begitu juga koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama kabupaten dan kota belum dilaksanakan.
Karena, kata Kasiaruddin, karena kebijakan tersebut masih dalam pembahasan. "Jika memang nantinya diputuskan Pilkada tidak langsung, kita akan sosialisasikan," tandas Kasiaruddin.
Namun secara pribadi, dirinya mendukung jika memang kebijakan tersebut berlandaskan efesiensi anggaran. Namun jelas, peluang untuk money politic sangat terbuka lebar.
"Itu masih butuh pembahasan yang panjang, karena dampak baik dan buruknya juga harus dipikirkan," pungkasnya. (*)
Sumber: Goriau.com
