![]() |
| Annas Maamun, Gubernur Riau. Wikipedia.org |
Menurut Sutarman, Rabu, 3 September 2014, penyidik masih mengumpulkan alat bukti, sehingga belum memeriksa gubernur kelahiran Bagansiapiapi, Riau, 17 April 1940, itu.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ronny F. Sompie menyatakan penyidik akan memanggil WW pada Kamis, 4 September 2014. Selain itu, polisi juga akan memanggil saksi lain yang dianggap mengetahui dugaan pencabulan oleh pejabat nomor satu di Provinsi Riau itu.
Pada 27 Agustus 2014, Soemardhi melaporkan pengaduan anaknya ke Bareskrim Mabes Polri. Ternyata, sebelum kasus ini, dua pencabulan yang disebut dilakukan Annas pernah mencuat ke publik.
Pertama, pengakuan datang dari mantan pembantu rumah tangga Annas ketika menjabat Bupati Rokan Hilir. Kedua, laporan DS, mantan istri Ketua DPRD Dumai, Riau, pada 25 Juli 2014. DS mengaku dilecehkan secara seksual oleh Annas pada pertengahan April 2014.
Annas pernah membantah tuduhan tersebut. "Saya ini Bupati. Kalaupun mau selingkuh, masak, dengan perempuan tua? Saya bisa mencari yang lebih mudalah sedikit," katanya, 19 November 2013. (*)
Sumber: Tempo.co
