![]() |
| Ilustrasi/Kapurnews |
Informasi tersebut diungkapkan Kepala BKD Riau M Guntur, usai melaksanakan rapat seleksi CPNS calon praja IPDN 2014 Provinsi Riau, Selasa (2/9/2014) di Kantor Gubernur Riau.
Menurutnya, jelang diumumkan dan meminta persetujuan Gubri H Annas Maamun, memang dilakukan seleksi lebih mendalam lagi dalam rapat untuk kelulusan administrasi.
"Disepakati akan diumumkan besok, tapi kita menunggu persetujuan Gubri. Hasil rapat tadi memang ada yang tidak lulus administrasi sesuai edaran Mendagri tentang tata cara penerimaan praja IPDN," kata Guntur.
Selain menyampaikan ke Gubri, nantinya hasil seleksi administrasi juga akan diteken terlebih dahulu oleh ketua tim penerima dalam hal ini Sekdaprov Riau, Zaini Ismail. Untuk kemudian baru diumumkan hasil dari 519 pelamar yang mendaftar.
Disinggung berapa sisa calon praja IPDN setelah lulus administrasi awal, kata Guntur, pihaknya belum bisa menyebutkan. "Setelah disampaikan ke Gubri dan diteken Sekda hasilnya baru bisa menjadi keputusan. Diproses dulu," sambungnya.
Demikian pula terkait berapa kuota Provinsi Riau dalam penerimaan PNS Praja IPDN 2014, dikemukakan Guntur, nantinya Mendagri yang akan menentukan karena sesuai dengan Permendagri. Sehingga belum bisa diketahui berapa jumlahnya yang akan diterima.
Disinggung mengenai adanya edaran KPK yang memantau seleksi penerimaan CPNS praja IPDN tahun ini di seluruh wilayah Indonesia, khusus Riau sambungnya, semua panitia harus mengikuti aturan dan tahapan sesuai dengan Standar Operasional Sistem (SOP).
"Kalau ada di luar SOP nanti di tim juga akan ada akibatnya. Semua harus bekerja sesuai aturan, karena kita tidak saja diawasi KPK tapi juga diawasi oleh Tuhan," tutupnya.(rpc/Kapurnews)
