Kanal

Direncanakan Pelabuhan Parit 21 Mulai Beroperasi Oktober 2014

wabup_inhil.jpg
Rosman Malomo/Kapurnews.com
INHILKLIK.COM, Tembilahan - Lama tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya, akhirnya pada Oktober 2014 mendatang Fort of Indragiri atau lebih dikenal dengan sebutan pelabuhan parit 21 Tembilahan sudah mulai difungsikan.

Meskipun telah memperoleh izin operasi dari Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Nomor: PP.00/25/20/01-13 tanggal 06 November 2013 tentang pengoperasian pelabuhan parit 21 Tembilahan dan juga sudah lama pengerjaan selesai, namun hingga kini pelabuhan itu belum juga difungsikan.

Malahan saat ini, pelabuhan itu hanya digunakan masyarakat untuk mengisi liburan dan dipenuhi pedagang makanan saja.

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo mengatakan, bulan ini Pemkab Inhil sedang melakukan pembahasan draf kerja sama pengoperasian pelabuhan parit 21 dengan pihak PT Maskapai Pulau Laut Pull Kontainer Shipping Jakarta bersama PT Pelindo Cabang Tembilahan selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP), yang memiliki legalitas pengelola pelabuhan.

Jika kerjasama ini dapat disepakati, lanjut Wabup, maka pada bulan Oktober 2014 nanti pelabuhan parit 21 Tembilahan sudah dapat dioperasikan.

"Kita akui memang terdapat pembangunan yang tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya, seperti pelabuhan parit 21. Namun kita tetap berusaha agar tempat-tempat yang sudah dibangun itu dapat segera digunakan," terang Wabup. (Adv/humas/Kapurnews)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER