![]() |
| Asap dan kobaran api dalam serangan udara Israel di Rafah, Jalur Gaza, Palestina, Selasa (8/7). [Antara/reuters/Ibraheem Abu] Mustafa |
Hingga Jumat (11/7/2014) waktu setempat, Israel tak henti-hentinya membombardir Gaza. Aksi tersebut mereka klaim sebagai upaya menghentikan serangan roket yang diduga diluncurkan para pejuang Hamas.
Stefanie Dekker, seorang jurnalis Al Jazeera yang melaporkan langsung dari Gaza mengatakan, sedikitnya ada 200 rumah yang rata dengan tanah akibat serangan udara Israel. Sementara itu, menurut Dekker, jumlah rumah yang rusak sebagian mencapai 3.000 rumah.
Dia juga melaporkan bahwa serangan udara Israel datang setiap empat setengah menit.
Korban cedera juga terus berjatuhan. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, korban cedera mencapai 700 orang.
Sementara itu, di pihak Israel, korban cedera akibat serangan roket yang diduga diluncurkan Hamas hanya ada 10 orang. Delapan di antaranya terluka saat sebuah roket jatuh di stasiun minyak Israel. (Al Jazeera?Suara)
![Asap dan kobaran api dalam serangan udara Israel di Rafah, Jalur Gaza, Palestina, Selasa (8/7). [Antara/reuters/Ibraheem Abu] Mustafa](http://suara.com/media/2014/07/Palestinians-Israel090714-2ok-e1405053072791-846x475.jpg)