![]() |
| Nurhadi/Goriau.com |
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala BP3AKB Kabupaten Inhil,Djamilah melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera, Nurhadi kepada wartawan Minggu (22/6/2014).
Dikatakanya program PKBR ini dibuat guna untuk memberi informasi dan konseling tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (Kespro), seksualitas, HIV dan AIDS, narkoba dan Zat Adiktif (NAZA) serta Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).
''Adapun sasaran dari PKBR ini adalah Remaja dan Mahasiswa di Kabupaten Inhil,'' kata Nurhadi.
Tugas PKBR sendiri dikatakan Nurhadi adalah melakukan pengembangan dan pembinaan pada PIK Remaja dan Mahasiswa, Mengupayakan materi sarana dan prasarana pada PIK Remaja dan Mahasiswa, serta mengupayakan pendidikan dan pelatihan bagi pengelola PIK Remaja dan Mahasiswa.
''Jadi pada intinya bahwa Remaja maupun Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa, dimana kualitas Remaja dan Mahasiswa saat ini sangat berpengaruh pada kualitas generasi mendatang,'' tuturnya.
BP3AKB sendiri dikatakan Nurhadi menargetkan hingga akhir 2014 mendatang seluruh sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Inhil sudah membentuk PIK Remaja dan Mahasiswa. “Jadi kami mengharapkan semua sekolah dimulai dari tingkat SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi untuk membentuk PIK Remaja dan Mahasiswa di sekolah maupun kampus masing-masing, menjelang kami juga akan membentuk PKBR ini yang rencananya akan diketuai oleh Kepala Dinas Pendidikan Inhil,” katanya lagi. (ayu/goriau)
