| rri.co.id |
Hal tersebut dikatakan Asisten I Setdaprov Riau, Kasiaruddin, Jumat (20/06/2104) dalam Forum Grup Diskusi (FGD) tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang dilakukan KPU Provinsi Riau dengan peserta Bawaslu Provinsi Riau, Polda Riau, Pengadilan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Riau, Kepala Kesbang Polinmas Provinsi Riau, serketariat KPU Provinsi Riau, BEM se Riau dan wartawan.
"Memang soal kampanye hitam di media sosial tidak ditanggapi sebab belum ada perangkat hukum yang mengatur tentang hal tersebut dan sulit ditindak lanjuti," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Intelkam Polda Riau, AKBP Jati Wiyoto Abhadie mengatakan berdasarkan pengamatan Polda Riau, hingga saat ini belum ada yang menjadi perhatian bersama, apalagi Polda diberikan tanggung jawab dalam melakukan pengamanan.
"Sejauh ini belum ada gangguan kemananan yang kita hadapi di lapangan," jelansya.
Forum grup diskusi dipimpin anggota KPU Riau, Ilham tersebut berlangsung menarik, sebab mahasiswa dan wartawan sebagai peserta banyak menyampaikan informasi yang belum pernah terpublikasikan selama pelaksanaan Pemilu presiden dan wakil presiden di Provinsi Riau. | RRI.CO.ID