INHILKLIK.COM, Pungkat - Baru hari ini, pihak kepolisian dan Upika Gaung baru berhasil masuk ke lokasi pembakaran alat berat PT SAL di hutan Rawa, Desa Pungkat. Belum didapat keterangan rinci apa saja kerusakan yang dialami di lokasi, selain informasi 9 alat berat PT SAL yang dibakar sekitar 200-an massa.
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo ketika dikonfirmasi riauterkinicom melalui Paur Humas, Ipda Warno Akman, Rabu (18/6/14) menyatakan belum ada data pasti mengenai kronologi dan jumlah kerugian atas peristiwa ini.
"Belum ada yang konkrit datanya," jawab Warno.
Camat Gaung, Syahbudi belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi terkait kondisi di lapangan saat ini dan apa saja yang dirusak massa.
Informasi yang didapat riauterkinicom, saat ini kondisi Desa Pungkat mencekam paska peristiwa ini. Warga selalu waspada dan mengantisipasi kemungkinan yang terjadi sesudah berlangsungnya aksi pembakaran ini. (riauterkini)
Teks photo : Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo bersama unsur Upika Gaung saat masuk ke lokasi pembakaran alat berat PT SAL.