![]() |
| Kantor DPRD Riau/Internet |
“Ini baru perencanaan saya dan akan diusulkan dalam rapat BanMus, perencanaan yang belum menjadi keputusan pasti,” kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau seperti dilansir RiauTerkinicom, Kamis (05/06/14).
Menurutnya, keberangkatan anggota dewan ke luar negeri bukanlah untuk bermain-main. Melainkan untuk membahas beberapa kegiatan kerja yang sempat tertunda pelaksanaanya pada tahun sebelumnya.
“Ada persoalan atau kerja yang kita tunda dari tahun kemarin dan wajib dilaksanakan jelang habis periode ini. Terutama masalah alat musik dan pengelolaan bio remediasi Chevron,” ungkapnya.
Di dalam rencananya tersebut, ada beberapa delegasi anggota dewan beserta dinas terkait yang akan berangkat ke Jerman untuk melakukan lobi kepada pihak Jerman, terkait alat musik yang haus di Siak, seperti Komet. Sekalian jelasnya, membuat duplikat alat musik tersebut.
Selanjutnya, ada beberapa anggota dewan lainnya yang akan berangkat ke Amerika (khususnya ke kantor pusat Chevron), guna menyelesaikan masalah bio remediasi serta pipa-pipa yang tidak diselesaikan pihak Chevron.
“Sekali lagi saya jelaskan, semua ini baru rencana saya, nanti rapat BanMus lah yang akan memutuskan semua, apakah jadi berangkat atau tidak, disitulah baru jelas semuanya, termasuk kalau jadi, jadwal keberangkatannya,” tegasnya.
Untuk anggarannya sendiri, dalam APBD Murni tahun 2014 sudah dianggarkan sebesar Rp5 miliar. Namun sebutnya, bukan berarti anggaran Rp5 miliar itu dihabiskan semuanya.
“Saya minta mereka menyelesaikan tugas-tugas yang terkendala. Anggaran Rp5 miliar itu tidak untuk dihabiskan semuanya, apalagi penggunaannya mesti sesuai peraturan menteri keuangan, tidak boleh tidak,” tutupnya. (rtk/ard)
