INHILKLIK.COM, Tembilahan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir berencana membangun pasar-pasar di Kota Tembilahan pada tahun ini, salah satunya adalah Pasar Kayu Jati yang terletak di parit 10 Tembilahan Hulu.Pasar yang beroperasi sekitar pukul 06.00 Wib pagi hingga 12.00 siang itu akan direnovasi dan dikelola sendiri oleh Pemkab Inhil dengan sistem sewa kepada para pedagang, yaitu sebesar Rp 30 ribu hingga 50 ribu perbulan.
"Setelah direnovasi, kita yang akan kelola, biayanya yang jelas tidak memberatkan pedangang," kata Kadisperindag Kabupaten Inhil, Pahrolrozy.
Pahrolrozy mengatakan, nantinya Pasar Kayu Jati akan direnovasi dan bisa menampung sebanyak 500 pedagang, baik itu yang menempati los maupun kios.
Dana untuk renovasi sendiri dikatakannya didapatkan dari gabungan dana APBN, APBD dan dana CSR dari Perusahaan.
Dari dana CSR Perusahaan akan dibangun sebanyak 5 blok, dana APBN sebesar Rp 2,3 miliar akan dibangun 32 kios dan 62 los, Rp 1,35miliar dari dana APBD Provinsi dan Rp 900 juta dari dana APBN melalui Kementerian Koperasi dan UKM yang akan membangun 20 los dan 2 los pendek.
"Dari APBD Provinsi kita masih belum tau berapa kios yang akan dibangun, karena itu perencanaannya dari Provinsi namun modelnya sama seperti kita," sebutnya.
CSR sendiri adalah program dimana perusahaan menyisihkan sebagian keuntungannya untuk masyarakat, dan di Inhil sesuai arahan Bupati Inhil, HM Wardan dana CSR tersebut digunakan untuk pembangunan pasar. (goriau)