Kanal

Waspada !, Gorengan di Tembilahan Ada yang Dicampur Bahan Lilin dan Plastik

Gorengan/Tempo.co
INHILKLIK.COM, Tembilahan - Kabar penggunaan minyak goreng basi atau yang telah digunakan yang dicampur dengan lilin atau plastik, untuk menggoreng pisang dan makanan lain di Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau ternyata bukan isapan jempol.

Pengakuan salah seorang pedagang yang dilansir Goriau.com, Jumat (30/5/2014), mereka terpaksa melakukannya karena desakan ekonomi dan disebabkan harga minyak goreng sangat mahal.

Ia mengakuinya mengatakan dirinya merasa berdosa melakukan hal tersebut, namun karena kebutuhan hidup dia masih melakukannya. "Tau sendiri, harga minyak gorengkan mahal sedangkan kita jual gorengan murah meriah, jika pakai itu minyak jadi bersih dan gorengan pun jadi renyah,'' kata penjual gorengan yang identitasnya tidak dapat disebutkan.

Karena kondisi ekonomi yang sulit dan tuntutan hidup yang kuat serta tingginya harga minyak goreng, maka untuk menyiasatinya, dikatakannya, dengan 2 hal yg pertama dengan memperkecil dan mempertipis ukuran gorengan dan yang kedua agar minyak limbah atau bekas penggorengan (jelantah) itu tetap bersih, jernih dan tidak gosong maka disiasati dengan mencampurkan plastik, selang pipit dan terkadang lilin.

Dengan campuran bahan tersebut, tambahkan, selain minyak tidak mudah gosong, gorengan pun akan lebih renyah dan gurih.

''Mengenai resiko untuk kesehatan, kami tidak tahu sebab gorengan tersebut kami juga memakannya dan buktinya tidak apa-apa,'' terangnya. (goriau/ard)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER