Kanal

Riau akan Alami Kebakaran Lahan Lagi?

Kebakaran hutan/Internet
INHILKLIK.COM, Pekanbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyatakan saat ini Provinsi Riau memasuki musim kemarau yang merata sehingga berpotensi kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Seperti yang saya sampaikan jauh hari sebelumnya, akhir Mei ini, Riau telah memasuki kemarau," kata analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Ardhitama, seperti dilansir Kantor Berita Antara, Rabu (28/5).

Ia mengatakan, khusus hari ini dan beberapa hari ke depan, sebagian besar wilayah Riau masih cenderung berawan, bahkan beberapa daerah berpeluang hujan dengan intensitas ringan-sedang. Peluang hujan, menurut Ardhitama, terjadi pada sore atau malam hari, khususnya wilayah Riau bagian pesisir timur, selatan, barat, dan tengah.

Pada hari sebelumnya, menurutnya, sebagian daerah seperti Kota Dumai, Meranti, dan Pasir Pangaraian juga telah terjadi hujan ringan. "Kenapa musim kemarau masih tetap ada hujan? Itu karena pihak satuan tugas penanggulangan bencana kabut asap juga terus melakukan upaya hujan buatan," katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau dalam rilis yang disampaikan lewat pesan elektronik menyatakan, pada dua hari sebelumnya juga telah dilakukan penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) oleh Satgas Udara. Upaya hujan buatan itu dilakukan dengan menggunakan Pesawat Hercules A-1328 dengan satu kali sorti berkapasitas empat ton garam (NaCI).

Upaya bom air (water bombing) disebutkan juga dilakukan Helikopter Bolcow PK-EAH sebanyak sepuluh kali sorti yang masing-masing 500 kg air per sekali sorti. Water bombing dilakukan untuk wilayah titik kebakaran lahan di Kabupaten Siak, dan saat ini telah berhasil dipadamkan. | antara
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER