![]() |
| Ketua KPU Riau, Nurhamin sedang menyampaikan materi dihadapan Peserta Diskusi Publik. BEM UR. Kamis (15-5) Foto. Sarwan Kelana. |
Ketua KPU Riau, dalam paparannya menjelaskan kalau semua Mahasiswa punya peran untuk mensukseskan pemilu agar menjadi pemilu yang bersih dan damai.
“ya tentu kita semua dari kalangan mahasiswa ini harus menjadi katalisator, kita semua harus mempunyai partisipasi politik agar bisa berbagai informasi agar menjadi politik yang bersih.” Kata Nurhamin, kepada Haluan Riau, Kamis (15/5).
Hal senada juga ditambahkan oleh anggota KPU, Sri Rukmini ia menjelaskan kalau acara yang diadakan oleh mahasiswa, ini sangat bagus dah harus di ikuti oleh setiap kampus agar dapat membuaat diskusi-diskusi public seperti ini. Untuk A5 paling lambat lima hari sebelum hari H, agar bisa menguruskannya. Banyak Harapan dari kawan-kawan mahasiswa untuk mensosialisasikan masalah politik yang bersih ini.
“Tugas pengawasan pemilu ini adalah Tanggung jawab kita semua, Kami sangat senang dengan adanya acara diskusi public ini, tentu kami berharap dengan diskusi ini pencerahan kita bertambah mengenai pemilu yang bersih dan damai ini.” Tambah Rukmini
Usman dari Fitra Riau, menambahkan kalau peran dari mahasiswa ini sangat penting bagi pemilu yang bersih dan terbebas dari politik uang.
“kawan-kawan mahasiswa sangat berperan sebagai penyampai informasi pemilu kedepan, agar pemilu kedepan terbebas dari many politik.” Kata Usman.
Ketua BEM UR, Zulfa ketika di wawancarai terkait acara diskusi public ini sangat senang dan kedepnnya acara seperti ini akan selalu di adakan untuk berbagai ilmu mengenai politik.
“kedepan kita akan mengundang seluruh penyelenggara pileg termasuk dari pengawas pemilu pusat dan Dewan kehormatan pemilu, kita akan melakukan acara ini pada tanggal 15 juni bulan depan. Dan kita juga akan mengunda seluruh BEM yang ada di setiap universitas yang di Riau ini.” Kata Zulfa.
“saya sangat senang mengikuti acara ini, diskusi ini menambah informasi bagi saya. Semoga kedepan pemilu ini menjadi lebih baik.” Kata Nurdalila salah seorang peserta, diskusi Publik. | sarwan
