| HM. Arifin, S.Sos |
"Setelah mendapat saran, masukan dan informasi dari berbagai pihak, jika MTQ ke 44 Inhil tetap dilaksanakan di Benteng Kecamatan Suangi Batang akan benyak kendala yang dihadapi," kata Seretaris MTQ ke 44 Inhil HM Arifin SSos MM. Kepada wartawan. Sabtu (10/5/14).
Karena, kata Arifin kembali, karena infrastruktur jalan yang ditargetkan akan selesai tepat pada waktunya tak bisa dilaksanakan karena pekerjaannya harus dengan prosuder tender.
"Artinya, jalan arternatif jika air surut kita tidak bisa menggunakan jalan darat," paparnya.
Saat gagasanriau.com menanyakan, kenapa harus Tembilahan yang menjadi tuan rumah pada pelaksanaan MTQ ini, kenapa bukan kecamatan lain? "Kenapa Tembilahan, kalau kecamatan selain Tembilahan juga kita harus banyak membangun," katanya sambil menyebutkan bahwa anggaran untuk membangun tidak ada lagi, seperti bangun Astaka kan kalau di Tembilahan sebagian besar sudah ada.
Saat ini, sambung Arifin yang juga Kabag Kesra Setda Inhil mengatakan, belum bisa dipastikan dimana kegiatan tersebut akan dilaksanakan. "Kita tunggu hasil rapat, nantinya bisa di lapangan futsal, stadion beringin, lapangan Gajah Mada, dan atau Islamic Centre," paparnya.
Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Kecamatan Sungai batang dengan pembatalan kecamatan mereka menjadi tuan rumah pada MTQ ke 44 Inhil ini. "Saya mewakili pemerintah daerah memohon maaf atas hal ini," tandasnya. | rhw