![]() |
| Camat Mandah, Drs. Nursal |
Hal tersebut disampaikan Camat Mandah Drs Nursal. Jum'at (9/5/14) melalui pesan elektroniknya. Dikatakannya, Beredah tersebut merupakan kesenian khas melayu yang bernuansa islami.
"Beredah ini seperti Rebana, tetapi dia lebih besar dari pada Rebana," terannya.
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa ini dimainkan sambil melantunkan puji-pujian kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW.
Beredah ini saat ini pemainnya hanya dikuasai olehj orang-orang tua saja, karena anak-anak muda saat ini tidak begitu suka dengan musik-musik seperti ini. Oleh karena itu mantan Camat Gaung ini akan menggalakan Beredah ini di Kecamatan Mandah.
"Kita akan coba untuk menghidupkan kesenian khas melayu Beredah yang hampir tidak diminati kaum muda ini," paparnya.
Saat ini, hanya orang-orang tua saja yang bisa memainkan alat musik ini. Kata Nursal kembali yang muda-muda hampir tak ada lagi yang pandai. Jadi ini sangat perlu di lestarikan dan perlu pembinaan kita dari pemerintah.
"Jangan sampai nanti diakui Malaysia pula kesenian kita ini, nanti seperti reog pila sudah begitu baru ribut untuk melestarikan. Jadi kita harus lebih dini melestarikan kesenian-kesenian kita ini," imbuhnya.
Ini akan kita jadikan event tahunan di Mandah yang akan dirangkai dalam kegiatan Milad Kecamatan Mandah setiap tahunnya. Milad Mandah jatuh pada tgl 27 September.
"Kemaren Kecamatan Gaung kite angkat menjadi Negeri Selodang, mudahan Mandah bisa kita sebut nanti dengan Bumi Beredah," tandasnya. | adv/bowo
