![]() |
| Korban sat dilakukan pemerikasaan medis (Foto: Bowo) |
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (8/5/14) Sekitar Pukul 12.00 Wib di Desa Kuala Sibatu Kecamatan Batang Tuaka.
Menurut keterangan dari pihak Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Kapolsek Batang Tuaka IPDA Suheri, Maryanto rela 'tebas' leher Zakaria warga Parit Sijanda 2 Desa Kuala Sibatu Kecamatan Batang Tuaka karena kesal setelah melihat kayu yang ditebangnya 1 hari sebelum pristiwa naas ini terjadi dikerjakan oleh Zakaria yang mengatakan bahwa kayu tersebut miliknya.
"Maryanto ini awalnya hendak pergi mengambil kayu yang telah ditebangnya pada Kamis (8/5/14) sebanyak 4 batang," kata IPDA Suhendri kepada inhilklik.com melalui sambungan seluler. Kamis (8/5/14) Malam.
Namun, setelah sampai dilokasi kayu yang telah ditebangnya Maryanto melihat Zakaria bersama anaknya Sadri (10) yang sedang mengerjakan kayu yang telah dikerjakan oleh Maryanto.
"Melihat kejadian tersebut Maryanto lantas menegur korban, namun Zakaria merasa tak senang dan lantas menantang Maryanto," imbuh kapolsek sambil mengatakan bahwa Maryanto saat itu tengah menentang sebilah parang.
Mendengar tantangan tersebut, kata Kapolsek yang akrap disapa Heri ini, Maryanto lantas mengayunkan sebilah parang yang tengah dipegangnya, sehingga mengenai leher Zakaria.
"Korban mengalami luka dileher sebelah kiri, dan korban meninggal di tempat," sebutnya.
Setelah 'tebas' leher Zakaria, Maryanto lantas menyerahkan diri Kepolsek Kecamatan Batang Tuaka yang ditemani Maming (38) Ketua RT setempat.
"Ada dua saksi nantinya, Maming dan Anak korban," terannya sambil menyatakan bahwa saat ini Maryanto telah diamankan di Polres Inhil. | Bowo
