![]() |
| Aksi mahsiswa Inhil Yogyakarta (Foto istimew) |
Aksi tersebut digelar saat kunjungan SBY ke Yogyakarta, AMUK menilai MP3EI merupakan produk pemerintahan SBY tersebut adalah sebuah kebijakan yang sangat merugikan Rakyat dan Negara.
"Perpres ini merupakan sebuah kebijakan yang melegitimasi terbukanya kran investasi perusahaan asing selebar-lebarnya, dan memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada mereka untuk mengekploitasi serta merebut tanah rakyat dengan semena-mena," ungkap Wawan mahasiswa Yogyakarta asal Inhil dalam rilisnya kepada Inhilklik.com, Senin (24/03/14).
Menurut Wawan Kasus pembakaran hutan dan lahan di riau merupakan salah satu kasus turunan dari kebijakan MP3EI.
"Dengan kebijakan MP3EI ini sebagian besar lahan di seluruh Indonesia sampai saat ini telah dikuasai oleh Perusahaan Asing, sedangkan rakyat kecil dan tak bemodal menjadi buruh bagi perusahaan asing yang bercokol di tanah air kita tersebut, termasuk yang terjadi di Provinsi Riau saat ini." Jelas Wawan yang merupakan mahasiswa asal Kecamatan Pelangiran tersebut.| rls/ard
