![]() |
| Abdul Malik Al-Munir, Penggagas Rumah Peradaban |
"Krisis yang paling berbahaya itu bukan krisis moneter, tetapi adalah krisis pengabdian" ungkap sarja lulusan Fakultas Ushuludin UIN Suska Riau tersebut.
Ia menjelaskan organisasi kepemudaan sekarang cendrung dan banyak berorintasi pada dua hal yaitu organisasi dijadikan sebagai wadah tempat pencaharian atau tempat mencari hidup, dan yang kedua organisasi kepemudaan sekarangcendrung kepada kepentingan atau sikap oppurtunis palsu dan hanya untuk popularitas jabatan.
"Pergerakan pemuda tidak lagi memberikan nilai-nilai, jika organisasi hanya untuk tempat menacri hidup atau hanya sebagai ajang pencintraan makan pemimpin yang dilahirkan adalah pemimpin-pemimpin yang mandul," papar Malik.
"Akibat dari itu semua, barat dengan sistem kafitalisme nya dengan sangat mudah menggoyang dan mengusasi negara ini" tambahnya.
Diskusi yang bertemakan Revitalisasi gerakan Pemuda dan Telaah terhadap Organisasi pemuda Kekinian tersebut diahdiri oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Riau, mulai dari Unri, UIN Suska, UIR, dan sekolah tinggi lainnya. (ard)
