Kanal

Kebakaran di Tembilahan, Ayah Histeris Putri dan Istri Tewas Terpanggang

http://2.bp.blogspot.com/-MDnO8ndDaU4/UChpZ1GrBaI/AAAAAAAAAzg/lkqwUN_jIXQ/s1600/kebakaran2.jpg
Ilustrasi (Int)
Tembilahan (Inhilklik) - Seorang ibu dan anak gadisnya tewas terpanggang saat api melalap rumah mereka di Jalan Abdul Manaf, Lorong Papadaan, Keluarahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Indragiri Hilir, Sabtu (11/1/2014) pukul 23.30 WIB. Kedua korban adalah Sumirah (45) dan Rieka Filiya Wahyuni (16).

Kebakaran pertama kali diketahui Rosihan, suami Sumirah. Ketika itu, Rosihan yang baru pulang mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H di masjid melihat kepulan asap tebal di atas rumahnya. "Dia langsung berusaha menyelamatkan keluarganya. Tetapi, api sudah membesar dan dia tak kuasa menyelamatkan istri dan anak gadisnya," beber Paur Humas Polres Inhil, Ipda Warno Akman, Minggu (12/1/2014) siang.

Melihat istri dan anaknya terpanggang, Rosihan histeris menjerit-jerit minta tolong. Teriakan Rosihan itu spontan mengundang tetangga berdatangan. "Tanpa dikomando, warga berusaha memadamkan api dengan dengan peralatan seadanya," lanjut Warno.

"Diduga, korban Sumirah sulit menyelamatkan diri dari kobaran api karena dia menderita sakit strok. Sedangkan, korban Reike diduga sedang tertidur saat kejadian," papar Warno.

Si jago merah baru bisa dijinakkan setelah satu jam melalap rumah Rosihan. Pemadaman dilakukan oleh dua unit mobil pemadam kebakaran dan warga. Kedua jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Puri Husada untuk divisum. "Kerugian belum bisa ditaksir, petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran ini," kata Warno.

Kedua korban langsung dikubur Minggu (12/1/2014) sore. Keluarga korban sangat terpukul atas kejadian ini. Warga yang bersimpati turun menggalang pengumpulan bantuan dengan mendirikan posko di beberapa titik di Jalan Abdul Manaf, Tembilahan.

Bahkan, Bupati Inhil HM Wardan dan istri juga ikut berduka dengan mendatangi keluarga korban dan menyampaikan rasa belasungkawanya dan memberi bantuan dari Pemkab Inhil.

Kepala Dinas Sosial Inhil Rasyid mengaku Pemkab Inhil setiap tahun menganggarkan bantuan bagi korban kebakaran. "Kami menyadari bencana kebakaran pemukiman di Tembilahan tergolong tinggi. Makanya, kami rutin mengalokasikan bantuan lewat pos anggaran tangap darurat bencana di tiap tahun," kata Rasyid.

Selaian dalam APBD Inhil, bantuan untuk bencana kebakaran juga berasal dari APBD Provinsi. Untuk mendapatkan bantuan dari Permprov Riau, Dinas Sosial Inhil akan terlebih dahulu mengajukan usulan. (*)


Source: halloriau.com
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER