Wabup dalam amanatnya mengatakan, peringatan Hari Pahlawan yang mengangkat tema, Pahlawanku Idolaku, adalah untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda sebagai penerus cita-cita, agar nilai-nilai kejuangan yang telah dibangun tidak boleh dilupakan sampai kapanpun.
Apalagi, disadari dinamika perubahan yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara saat ini masih menyisakan berbagai permasalahan, seperti kemiskinan, ketelantaran, pengangguran, korban bencana, konflik antar warga dan masalah-masalah lain yang dapat mengganggu kelangsungan serta keharmonisan berbangsa dan bernegara di semua aspek.
“Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, kita harus bahu-membahu dan bersama-sama melakukan segala upaya, agar impian dan harapan menjadi negara Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera dapat menjadi kenyataan,” tutur Wabup saat membacakan amanat Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri.
Dijelaskan Wabup, modal sosial yang harus diperkuat adalah menjaga jati diri sebagai bangsa yang hebat, untuk membangun negeri yang lebih kuat, kokoh, dan harmonis di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Semangat kepahlawanan dan kejuangan, yang dipresentasikan dalam bentuk cinta tanah air, pantang menyerah, peduli dan berbagi, serta toleransi harus menjadi sumber motivasi, untuk mengatasi berbagai tantangan dalam menyelesaikan semua masalah yang kita hadapi di waktu kini dan mendatang,” imbuhnya.
Seusai pelaksanaan upacara tersebut, dilakukan penyerahan satu unit mobil ambulans dari Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan kepada Pemkab Inhil. Kemudian, dilanjutkan dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan dan tabur bunga, di Taman Makam Pahlawan, Parit 6, Kecamatan Tembilahan Hulu. (adv/humas)
Source: haluanriaupress.com