Dikatakan Rasul, pemeriksaan kesehatan tahap dua tersebut, di antaranya pemeriksaan laboratorium dan kondisi fisik oleh dokter. Selain itu, kepada setiap JCH akan diberikan suntikan vaksin meningitis dan influenza.
“Pemberian vaksin ini, adalah upaya perlindungan bagi JCH, terhadap bahaya berbagai penyakit menular, serta syarat mutlak bagi JCH yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekah. Karena, JCH yang belum atau tidak diimunisasi meningitis, maka tidak akan diberikan visa atau izin untuk melakukan ibadah haji,” tambahnya.
Oleh karena itu, ia berharap seluruh JCH dapat mengikuti tes kesehatan yang akan dilakukan nantinya, karena hal tersebut merupakan salah satu ketentuan yang harus diikuti JCH sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.
“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, dapat memberikan kejelasan apakah seorang JCH dianggap mampu atau tidak untuk diberangkatkan,” terangnya.
Sementara itu, sesuai jadwal yang telah ditentukan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Inhil pada Minggu (25/8), yang dipusatkan di Masjid Agung Al Huda, Jalan Jenderal Sudirman Tembilahan.
“Bimbingan manasik haji ini, akan diikuti sebanyak 585 JCH. Dengan menghadirkan narasumber dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau, perwakilan Kemenag Inhil dan tokoh agama. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan JCH, di Kantor Dinas Kesehatan Inhil,” ujar Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Inhil, Harun, Kamis (22/8).
Terkait dengan pelaksanaan manasik haji tersebut, Harun mengimbau kepada seluruh CJH Kabupaten Inhil, agar dapat mengikuti dengan sebaik mungkin, karena tujuannya adalah memberikan bekal tentang penyelenggaraan ibadah haji, memberikan keterampilan dan kemampuan sesuai buku petunjuk manasik haji.
“Bimbingan manasik haji ini penting untuk diikuti, supaya CJH memahami bagaimana pelaksanaan ibadah haji, mengetahui tata cara kesehatan dan keselamatan dalam pelaksanaan ibadah haji, serta memberikan informasi tentang situasi dan kondisi yang akan dan mungkin terjadi, baik selama di perjalanan maupun saat di Tanah Suci Mekah,” imbuhnya. (haluanriau)