MENU TUTUP

5.000 Kg Bawang Merah Impor Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan di Tembilahan

Jumat, 23 Agustus 2013 | 00:47:00 WIB
http://www.mediaumat.com/images/2013/agustus/pemusnahan-bb-bawang.jpgTembilahan (Inhilklik) - Kementerian Pertanian melalui Balai Karantina Pertanian wilayah Pekanbaru memusnahkan 5.000 kg bawang merah ilegal asal Malaysia di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

"Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru memusnahkan bawang merah yang ditangkap Polair Tembilahan yang berasal dari Malaysia yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Pinang pada tanggal 21 Juli 2013 sebanyak 5.000 kg," ungkap Kepala Sub Humas Balai Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Arief Cahyono, Rabu kemaren (21/8/2013).

Pemusnahan dihadiri oleh Wakapolres Indragiri Hilir, Ditjen Bea Cukai, dan Otoritas Kepelabuhan serta instansi terkait. Arief menuturkan, ribuan bawang merah ilegal tersebut dibawa tanpa dilengkapi oleh dokumen karantina yang sah.

"Penyebab masuknya ilegal adalah tidak dilengkapi dengan dokumen karantina yang dipersyaratkan," imbuhnya.

Bawang merah tersebut juga dinyatakan ilegal karena masuk melalui Pelabuhan Tanjung Pinang, Riau. Padahal Kementerian Pertanian mulai pertengahan Juni 2012 telah membuat kebijakan, pintu impor produk hortikultura pertanian hanya bisa masuk melalui empat pelabuhan/bandara Pelabuhan/bandara yaitu Pelabuhan Belawan, Tanjung Perak, Makassar, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Pelabuhan Tanjung Pinang tidak masuk dalam daftar sehingga dinyatakan ilegal. (dtk/ard)



Loading...

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







InhilKlik.com
di Google+
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
Loading...
TERPOPULER +
1

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

2

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

3

Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

4

Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir

5

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

6

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik

7

Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang