Diskes Inhil "Fogging" Warga Kampung Jawa

Senin, 07 Maret 2016

post

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Untuk menekan angka kasus DBD di kota Tembilahan, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) gencar melaksanakan fogging (pengasapan). Kali ini dipusatkan di Kampung Jawa Jl M Boya Tembilahan, Inhil.
Kegiatan ini melibatkan seluruh tenaga medis Dinkes yang ada di Puskesmas Tembilahan, Tembilahan Hulu, Gajah Mada dan BPJS Kesehatan.

"Selain fogging, kita juga melaksanakan penaburan bubuk abate (Abatesasi), Penyuluhan 3M Plus dan penyerahan tong sampah kepada warga setempat," Ujar Kepala Dinas Kebersihan Inhil, H. Zainal Arifin, melalui Sekretaris Diskes, H. Ridawan, kepada Riauone.com, Kemaren.

Gerakan jumat besih pekan ini dipusatkan di 5 RT Kampung Jawa  Tembilahan. "Minggu berikutnya secara bergiliran dilaksanakan ditempat lain. Kita ingin memotifasi masyarakat pentingnya kebersihan lingkungan. Sebab, tanpa peran serta kepedulian masyarakat, kebersihan dan kesehatan sulit terwujud," ujar Ridwan.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Diskes Inhil, dr. Saud Pakpahan juga mengatakan, tingginya angka kasus DBD sejak awal Januari lalu menjadi perhatian serius Diskes Inhil.

Tercatat 83 kasus DBD ditemukan di kecamatan Kateman, Tembilahan dan Tembilahan Hulu. Untuk itu, selain tenaga kesehatan, peran serta masyarakat sangat penting untuk melawan penyebaran nyamuk Aedies Agepty di daerah ini.  "Masyarakat harus berpesan aktif menggalakkan gerakan 3M plus. Karena untuk membasmi nyamuk DBD tidak hanya cukup dengan Fogging. Jadi kesadaran masyarakat untuk menjadi Juru Pemantau Jentik (Jumantik) sangat dibutuhkan. Kalau bukan masyarakat yang terlibat siapa lagi," himbaunya.

Setiap keluarga di rumah diharapkan dr. Saud harus berperan sebagai Jumantik. "Keluarga itu sendiri yang harus membasmi tempat berkembangnya jentik-jentik seperti di bak mandi, tempat air minum dan tempat lainnya yang berpotensi nyamuk bersarang," tukasnya.(San/riauone)