 |
| Pemulung (internet) |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Peduli dengan nasib para pemulung yang biasa memulung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungai Beringin, Tembilahan, Hendri Budi (42) Koordinator TPA Sungai Beringin, Tembilahan menggagas pendirian "Bank Sampah".
Bank Sampai, adalah sebagai wadah untuk meyimpanan uang bagi para pemulung dan tidak berorientasi keuntungan.
"Insya Allah, dalam waktu dekat, saya akan mendirikan Bank Sampah, yang mana nasabah dari Bank Sampah ini sendiri adalah para pemulung yang berada disini (TPA, red)," ungkap Hendri, Minggu (07/02/2016).
Disampiakan Hendri, tujuannya dari Bank Sampah agar saat para pemulung membutuhkan uang secara mendadak bisa menggunakan uang tersebut.
"Sebagai contoh, ketika ada anggota keluarga mereka yang sakit, mereka telah punya uang safety untuk biaya pengobatan. Ataupun disuatu ketika mereka membutuhkan uang untuk hal-hal lainnya, bisa digunakan uang tabungan mereka," ujar Hendri.
Lebih lanjut, Hendri menjelaskan tentang sistem penyimpanan uang yang akan diterapkan pada Bank Sampah nantinya tidak lah rumit seperti bank pada umunya.
"Sistem penyimpanannya gak rumit kok, misalnya jika mereka (pemulung, red) mendapatkan 10 sampai 15 ribu disisipkan 2 sampai 3 ribu buat ditabung," tambah Hendri.
Saat ini, diuangkapkan Hendri, dirinya tengah melakulan pendekatan persuasif kepada para pemulung yang menjadi targetnya itu. Memberikan pencerahan kepada para pemulung pentingnya untuk menabung.
"Saat ini saya sedang persuasi kepada para pemulung agar mereka mau berhimpun dalam rencana Bank Sampah tersebut, karena kalau penyampaian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan mereka agak sulit. Rencana ini, ya sekalian sebagai upaya menanamkan budaya menabung lah terhadap mereka," tandas Hendri. (Ard)