SMK Terpencil di Inhil Ini Dikunjungi Mahasiswa Dari Kyoto University Jepang

Kamis, 21 Januari 2016

post

SMK An-nur Kuala Selat saat menerima kunjungan dari Kyoto University (Foto: Goriau.com)
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Meski letaknya jauh dari Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, namun Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) yang terletak di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman yang bernama SMK An-nur mendapat tamu istimewa dari Kyoto University, Jepang, Jumat (20/11/2015).

''Alhamdulillah tadi pagi, kita mendapat kunjungan dari dosen dan mahasiswa Kyoto University,'' jelas Kepala SMK An-nur Dani Sartika SE MM Seperti dilansir Goriau.com.

Kedatangan mereka, dikatakan Dani adalah dalam rangka melakukan penelitian terkait lingkungan di sekitar desa pesisir itu.

Tak ingin menyianyiakan kesempatan yang berharga tersebut, Dani mengatakan langsung menawarkan pertukaran pelajar.

Selain menawarkan pertukaran pelajar, pihaknya dikatakan Dani juga meminta agar Kyoto University bersedia mengirimkan mahasiswa yang bisa membantu mengajar di SMK yang telah berdiri dari tahun 2009 itu.

''Kita tawarkan pertukaran pelajar dan meminta mereka bersedia mengajar di sini, dan mereka menyetujuinya,'' ujarnya.

Mahasiswa yang datang dengan dosennya itu pun, dikatakannya berjanji akan mengajak mahasiswa lainnya untuk kembali datang ke SMK An-nur pada Januari 2016 mendatang.

''Mereka mengatakan juga berminat untuk pertukaran budaya, makanya nanti mereka datang lagi ke sini,'' cetus Dani.

Dengan adanya kerjasama ini, ia berharap, siswa SMK yang kini berjumlah 125 orang tersebut, bisa melakukan magang kerja di Negara Matahari Terbit tersebut, hal ini dikarenakan SMK adalah sekolah yang lebih mengutamakan praktek di lapangan.

''Semoga ini bisa menjadi batu loncatan bagi kami, agar bisa eksis di tingkat Nasional hingga Internasional. Saya juga selalu berpesan kepada murid-murid saya, meskipun berada di desa terpencil namun kemampuan ilmu pengatahuan tidak boleh kalah dengan mereka yang berada di kota besar,'' cetusnya.

Mengingat sekolah ini berada jauh di pesisir, ia pun juga mengaharap perhatian baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil maupun Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau, baik dari sarana dan prasarana maupun perhatian lainnya.

''Kita pun ingin mendapat perhatian seperti sekolah-sekolah lainnya, yang jelas yang kita butuhkan, bantuan yang bisa menunjang pendidikan anak-anak di sekolah ini,'' tukas Dani Sartika. (Grc)