 |
| Permainan anak-anak yang ada di Taman Gajah Mada Tembilahan (Foto: harianriau.co) |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Para pedagang yang berada di Taman Gajah Mada Tembilahan mengharapkan relokasi atas rencana pelarangan berjualan oleh Satpol PP Indragiri Hilir (Inhil).
Pelarangan berjualan baik itu makanan dan juga permainan anak-anak dikabarkan akan dilakukan pada Minggu (8/11) besok.
"Kami sudah dapat surat (surat edaran larangan, red), katanya tanggal 8 besok sudah mulai dilarang," Ungkap Imam pemilik permainan anak-anak. Sabtu (7/11) malam.
Ia berharap adanya relokasi oleh Pemda Inhil, agar mata pencaharian mereka tidak hilang. "Ya dicarikan lokasi untuk kami, kalau pindah kemana," Tanyanya.
Selain itu, Iman juga mengatakan bahwa taman ini kerap dijadikan tempat mesum bagi muda-mudi.
"Sedangkan ada kami aja orang banyak mesum, apa lagi kalau tidak ada kami disini. Mau jadi apa tempat ini," Ungkapnya sambil menunjuk kearah yang gelap yang tampak banyak pasangan muda-mudi mojok.
Hal senada juga disampaikan oleh Amat seorang pedagang es tebu yang berada di Taman Gajah Mada Tembilahan.
"Rasanya janggal, disinikan taman jadi kalau tidak ada yang berjualan makanan dan minuman gimana," Tanya Amat.
Kalau dipindahkan, lanjutnya, ke Jalan SKB sapa yang mau beli jauh-jauh kesana. Sepi kalau berjualan disana itu.
"Ya kami harap tidak ada penggusuran bang, kami maunya adanya penertipan saja. Janganlah sampai dipindahkan kami dari sini," Tukas Amat. (GIL/HRC)