Di Duga Lupa Matikan Kompor, Lima Bangunan Hangus Terbakar

Jumat, 07 April 2017

Petugas pemadam kebakaran terlihat memadamkan sisa api yang menghanguskan bangunan rumah di Jalan Kapau Sari, Kamis (6/4/2017).

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Santi sungguh tak kuasa menahan air matanya, ia terus memandang rumahnya yang telah menjadi arang di Jalan Kapau Sari, Kecamatan Tenayan Raya.

Ayi (19) warga setempat saat diminta Oleh wartawan keterangannya, ia mengatakan, bahwa peristiwa kebakaran tersebut terjadi, Kamis (6/4) sekitar pukul 09.00 WIB.

Ia menuturkan bahwa, bangunan rumah semi permanen yang terdiri dari kedai nasi, fotokopi dan tiga unit rumah itu berawal dari kompor gas. Di mana pada saat itu, sebelum kebakaran anak korban bernama Raja dan Bani memasak air untuk membuat teh. Tidak lama kemudian, Santi orang tua korban yang hendak memasak tiba-tiba kaget dan berteriak kebakaran saat memasuki dapur.

Mendengar ungkapan korban, waktu itu menjadi perhatian warga yang sedang beraktivitas di sana. Melihat bangunan yang terbuat dari kayu, api pun dengan leluasanya merambat ke semua sudut rumah yang berdekatan.

Melihat keadaan itu sebagian warga langsung berusaha memadamkan api, ada yang tengah menenteng ember, ada juga yang menggunakan selang air dengan seadanya. Namun, usaha tersebut tak membuahkan hasil, api terus membesar dan mengkhawatirkan pemilik ruko yang bersebelahan dengan rumah korban.

"Suasananya sempat mencekam, pemadam kebakaran terlambat datangnya, barang pemilik ruko yang berdekatan semuanya telah kosong di keluarkan,"kata Ayi.

Berjarak 20 menit lamanya, pemadam kebakaran datang sebanyak 7 unit. Hingga berselang dua jam lamanya api baru berhasil dipadamkan.

Ayi menuturkan bahwa usia anak korban yang memasak air itu diperkirakan mencapai 3 tahun.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian belum bisa ditaksirkan.

Kapolsek Tenayan Kompol Indra Rusdi saat dikonfirmasi Riau Pos, Kamis (6/4) membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Korban jiwa nihil dan kerugian materil masih belum dapat diperkirakan," kata Indra Rusdi.

Bukan hanya itu dalam hal ini pihaknya telah mendatangi tempat kejadian peristiwa tersebut, mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Selain itu Indra Rusdi juga mengimbau kepada masyarakat khususnya kota Pekanbaru agar lebih berhati-hati dan mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.

"Awasi anak-anak jangan biarkan berbuat semaunya dirumah, apalagi terhadap api," kata Indra.(rpc)