Kembali Ngamuk, Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Bakar Mobil Dinas

Sabtu, 06 Mei 2017

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Penghuni tahanan Rutan Kelas IIB di Jalan Sialang Bungkuk, Tenayan Raya Pekanbaru, kembali mengganas, Jumat (5/5) malam, sekitar pukul 22.24 WIB.

Mereka melakukan pelemparan batu ke arah petugas yang berjaga-jaga di halaman rutan yang dibatasi dinding berdawai setinggi lebih kurang delapan meter.

Tak hanya itu, tahanan diduga membakar satu unit mobil dinas petugas rutan jenis Avanza dan berusaha mendobrak pintu gerbang. Usaha tersebut tidak berhasil.

Itu dikatakan Rudi, salah satu pemuda tempatan yang melihat dari atas ruang pemantau tahanan melakukan pembakaran mobil tersebut.

" Didalam rutan ada dua mobil dinas, bang. Tadi mobil Avanza di bakar. Ada satu lagi mobil Terios yang masih aman," kata Rudi kepada riaupotenza.com.

Oleh karena itu, ratusan petugas keamanan Polri dan TNI siaga penuh. Petugas siaga dengan peralatan yang cukup lengkap untuk mengantisipasi kaburnya tahanan. Bahkan masing-masing petugas tampak memegang potongan kayu.

Terdengar pula suara letusan senjata ke udara dari belakang rutan. Karena dari arah belakang napi juga melakukan pelemparan batu.

Aksi memanas penghuni tahanan berlangsung sekitar setengah jam. Setelah situasi terlihat kembali aman.

Sementara napi yang masih kabur dilakukan pengejaran. Hingga saat ini sudah berhasil ditangkap 149 orang.

Petugas menangkap tahanan kabur mayoritas diwilayah Kota Pekanbaru. Ada juga beberapa orang napi yang ditangkap di Kerinci, Pelalawan, Riau.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo mengatakan, untuk pengawasan rutan diturunkan dua satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Riau, Polresta Pekanbaru satu SSK, TNI satu SSK dan Sabhara dua peleton.

" Situasi saat ini masih dapat kita kendalikan. Seluruh kawasan rutan kita lakukan penjagaan ketat," kata Guntur kepada Wartawan.

Pemberitaan sebelumnya, tahanan Rutan Kelas IIB Pekanbaru kabur melalui mendobrak pintu samping sebelum bagda Jumat sekitar pukul 11.30 WIB.

Diperkirakan 300 orang lebih penghuni tahanan berhasil melarikan diri, namun tak sedikit pula yang telah ditangkap. (rpz)