Keluarga Napi Mengaku di Lapas Banyak Pungli, Harus Bayar Sewa Kamar

Sabtu, 06 Mei 2017

PEKANBARU - Sehari setelah bobolnya Rumah Tahanan Kelas IIB Pekanbaru Jalan Sialang Bungkuk Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, Sabtu (6/5/2017), kehebohan kembali terjadi.

Kali ini bukan yang dilakukan oleh narapidana, melainkan oleh keluarga narapidana. Beberapa keluarga narapidana yang datang tampak begitu kesal dengan petugas napi.

Baca Juga : Pasca Berontak, Napi Sialang Bungkuk Larang Sipir dan Polisi Masuk. Kecuali ...

Baca Juga : Mengamuknya Penghuni Lapas Sialang Bungkuk Menjadi Perhatian Media Internasional

Bahkan beberapa keluarga napi berteriak-teriak di depan pagar, mengeluarkan uneg-unegnya selama ini. "Anak-anak kami cerita, kalau tidak dibayar kamar, tidak boleh tidur, berdiri! Bahkan tidur di wc! Kalau kita orang miskin, apa yang mau diperbuat?!" tegas salah seorang keluarga napi yang tidak ingin disebut namanya tersebut.

Keluarga narapidana juga menerangkan, jika di dalam rutan tersebut terdapat beberapa jenis kamar, dengan harga yang berbeda-beda. "Kamarnya ada harga Rp 5 juta, Rp 3 juta juga ada. Saya pernah lihat anak polisi membayar kamar seharga Rp 5 juta. Padahal ini rutan bukan hotel!" terangnya. (bpc)