Mantan Bupati Inhil Indra Mukhlis Adnan Pinta Proyek Multiyers Dilanjutkan

Kamis, 01 Oktober 2015

post

Indra Muklis Adnan saat diwawancarai awak media
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sudah mendekati 2 tahun perjalanan pasangan Bupati Inhil HM Wardan dan Wakil Bupati Rosman Malomo memimpin Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan untuk melanjutkan proyek multiyers yang ada di Inhil seperti pembangunan Islamic Centre, Gedung Unisi dan pembangunan high way Tempuling-Mandag yang awalnya dibangun oleh Bupati sebelumnya, yakni Indra Mukhlis Adnan.

Langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Inhil saat ini sangat disayangkan oleh Mantan Bupati Inhil, Indra Mukhlis Adnan. 

Indra mengatakan bahwa pemerintah daerah harusnya melanjutkan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah terdahulu.

Saat dijumpai awak media pada kegiatan peringatan Hari Sarjana Rabu (30/9) malam disalah satu cafe di Tembilahan, Indra mengungkapkan kesedihannya atas kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah saat ini.

Indra yang kerab di sapa BIMA ini mengatakan bahwa berbagai pembangunan multiyears bukan dari satu kepala atau dari pemikiran sendiri. Pembangunan tersebut buah hasil dari pemikiran bersama-sama.

"Saat itu saya juga meminta pertimbangan tokoh masyarakat dan itu juga disetujui oleh legislatif untuk membangun Inhil," Tutur Indra.

Pria yang pernah menjabat sebagai Bupati dua priode ini mengatakan berpesan bahwa proyek raksasa di Inhil harus terus dilanjutkan. Jika ada hambatan, harus dilakukan evaluasi dan diaudit oleh pihak berwenang.

"Jika dibiarkan tidak selesai seperti ini, untuk apa. Buat sarang burung? Sudah banyak uang rakyat yang digunakan untuk membangun tersebut," Ugkapnya.

Pemimpin harus berpikiran luas. Jika pembangunan itu dilaksanakan untuk rakyat, kenapa tidak dilanjutkan. Indra sendiri mengaku saat memimpin Inhil, ia tetap melanjutkan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah sebelumnya, yakni Rusli Zainal.

"Tapi ingat, evaluasi dulu baru dilanjutkan. Jangan sampai karena melanjutkan tanpa dilakukan evaluasi dan audit malah menjadi masalah hukum," sebut Indra.

Pembangunan Islamic Centre dan pembangunan Gedung Unisi adalah terobosan yang dilaksanakan untuk meningkatkan dunia pendidikan Inhil. Sedangkan pembangunan  high way Tempuling-Mandah agar bisa membuka isolasi daerah utara Kabupaten Inhil yang selama ini hanya bisa di tempuh melalui jalur laut. 

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu menyatakan akan melanjutkan atau tidak proyek multiyears setelah keluar hasil audit. (gil/hrc)