Pengendara Motor Terobos Operasi Patuh

Jumat, 12 Mei 2017

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Satlantas Polresta Pekanbaru, terus gencar melakukan razia dalam rangka menyukseskan Operasi Patuh Siak 2017.

Pada Jumat (12/5) pagi, personel kembali mengulang razia di Jalan Yos Sudarso, yang sebelumnya menjadi titik razia pengguna jalam tersebut.

Razia kali ini dibawah pimpinan Kasubnit II Turjawali, IPDA Haryadi yang memasuki hari ke empat pelaksanaan operasi Patuh.

Alhasil, 135 pelanggar ditilang. Itu dilakukan karena pengendara tidak menggunakan helm, tidak ada SIM, STNK, melawan arus dan pelanggaran lainnya. Dari 135 pelanggar ini, didominasi usia 22-30 tahun sebanyak 56 orang dan selebihnya dibawah umur.

" Pelanggar yang banyak kita temukan tidak menggunakan helm, yang kebanyakan dilakukan kaum laki-laki sebanyak 105 orang," kata Kasubnit II Turjawali, Haryadi kepada riaupotenza.com.

Bahkan lanjut dia, salah satu pengendara sepeda motor berinisial AP, nekad menerobos zona razia karena tidak menggunakan helm.

Sehingga petugas melakukan pemberhentian paksa dan akhirnya, warga Kecamatan Rumbai ini pun tak bisa mengelak dan ditilang.

Menurut Haryadi, meski untuk kedua kalinya dilakukan razia kendaraan bermotor di lokasi tersebut, namun masih saja ada pelanggar.

" Sudah jelas kita memasang plang razia agar masyarakat tau kalau kita sedang operasi. Itu artinya pengguna jalan harus tertib. Tidak pula menerobos yang membahayakan pengendara dan kita yang sedang bertugas," ungkapnya.

Sehingga Haryadi menilai aksi salah satu pengendara sepeda motor tersebut, seakan mengabaikan keselamatan diri sendiri.

Terkait hal itu, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Rinaldo Aser, angkat bicara.

" Kepatuhan kita dijalan raya menentukan keselamatan kita dan pengguna jalan yang lain," kata Rinaldo.

Dia juga berpesan bahwa pengendara sepeda motor maupun mobil jangan sampai ada lagi menerobos petugas yang sedang melakukan razia, karena itu sangat fatal terjadinya kecelakaan.

" Pelanggaran ini secara kasat mata. Tidak memakai helm sangat fatal. Maka kita tilang itu tandanya kami peduli dengan keselamatan masyarakat," ungkap tegas mantan Kapolsek Limapuluh itu.

Sementara itu, memasuki hari keempat pelaksanaan Operasi Patuh ini, Polresta Pekanbaru dan Polsek jajaran telah menilang sebanyak 498 pelanggar lalu lintas.

Itu artinya, tingkat pelanggaran lalu lintas di Kota Pekanbaru masih tidak tinggi. Oleh karena itu Satlantas dan jajaran terus berupaya menekan angka tersebut. (rpz)