Pantai Tanjung Lapin, Rupat Utara Terancam Abrasi

Jumat, 09 Juni 2017

ilustrasi

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Keindahan Pantai Tanjung Lapin. Rupat Utara terancam tinggal narasi. Perlahan-lahan namun tentu, pantai indah berpasir putih itu selalu terkikis. Beberapa tempat duduk batu untuk bersantai yang dibat di pinggir pantai bertumbangan digerus abrasi. Bila tak selekasnya dikerjakan, beberapa pohon cemara sebagai ciri khasnya pantai pasti akan bertumbangan.

Sebagaimana di sampaikan Jefri (32) warga Desa Kadur, Jumat (9/6/2017), alangkah terkejutnya ia ketika lihat bangku-bangku coran batu yang di buat sebagian tahun lalu telah bertumbangan. Walaupun, cat dibangku-bangku itu masih belum hilang. Usaha menghindar abrsi memanglah telah dikerjakan pemerintah, yaitu dengan menempatkan atau membuat batu-batu gunung di tebing pantai. Sayangnya, hal itu tak dapat menahan hempasan ombak ketika musim ombak besar, buktinya kurs-kursi coran batu yang diangun di atas tumpukan batu gunung bertumbangan.

”Harus selekasnya dicarikan jalan keluar bagaimana supaya ombak atau tebing tak pantai tak makin tergerus. Bila tak selekasnya dikerjakan, bukanlah tak mungkin saja keindahan panta Tanjung Lapin cuma bakal tinggal narasi, ” kata Jefri.

Masalah sebagaimana apa perlakuannya, ujar Jefri, orang tehnis yang lebih mengerti hal tersebut. Cuma pintanya, beberapa pengambil kebijakan sebaiknya belajar ke daerah lain bagaimana menangani abrasi pantai yang baik.
”Banguanan apa yang dapat diakukan supaya abrasi tak lag berlangsung. Tak tahu gundukan batu pemcah ombak atau apalah namanya. Yang utama pantai tak makin tergerus serta keindahan pantai tetaplah terbangun meski ada bangnan penghalang ombak laut, ” harapnya.

Sebagai destinasi wisata bahari unggulan, perawatan serta pengembangan lokasi pantai di Rupat Utara mesti digesa. Lainnya sebagai tempat rekreasi orang-orang, ke depan diinginkan pantai Rupat akan menjai daya tarik bersakala nasional hingga mamu menghasikan PAD untuk daerah serta peningkatan ekpnomi orang-orang setempat.

”Penanganannya memanglah tak dapat cuma dibebanka pada Bengkalis saja, namun mesti keroyokan. Tujuannya, Pemrov Riau mesti turut tanggap serta berbarengan melobi Pemerintah Pusat supaya menggelontorkan APBN untuk pembangunan wisata Rupat, ” harapnya. (rrc)