INHILKLIK.COM - Dimana jokowi yang katanya peduli rakyat, dimana pemerintah pusat yang katanya akan selalu pantau perkembangan daerah. Itulah kalimat kesal yang dilontatkan Andrigo.
"Ini adalah bentuk ketidak becusan pemerintah pusat dalam menyelesaikan permasalahan tahunan yang terjadi di pulau sumatra terutama Pekanbari Riau dan Jambi, khususnya Bapak Jokowi dan Jusuf Kalla, serta menteri terkait, "Ujar Penyanyi sekaligus mantan aktivis Riau ini".
"Siapa yang berani mengatakan ini simbol kemarahan Tuhan, tapi bencana asap di riau adalah bentuk ketidakpedulian negara terhadap daerah, "Tegas Andrigo"
Andrigo juga mengatakan bahwa riau sekarang sudah tidak layak huni karena sekarang hanya 5% udara yg bersih yang bisa di hirup begitu juga dengan Provinsi Jambi.
"Hari ini puncaknya 6 juta rakyat Riau terkena kanker paru-paru, terutama anak-anak. Jokowi dan kepemerintahanya lebih peduli pada kekisruan internal ditubuh istana dari pada nasib 6 juta rakyat Riau. Padahal Riau dan jambi salah satu penyumbang devisa terbesar negara, " Jelas penyanyi asal riau ini".
Andrigo juga mengajak masyarakat riau terus berdoa bersama agar bencana asap ini cepat veralu dan tidak terulang lagi, "Saya berharap semoga pemerintahan pusat dan daerah bisa memberikan solusi jalan keluarnya. Dan masyarakat riau teruslah berdoa untuk Riau dan Jambi, sekali laghi pray for Jambi dan Riau." tutup Andrigo. (ard)