
Petugas Satlantas Polresta Pekanbaru dan Polsek Senapelan saat mengamankan AS di Jalan Riau, Kamis (13/7). Foto RPZ
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Seorang pemuda yang nyaris tabrak Polantas di Jalan Riau, diketahui identitasnya.
Hal itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan oleh Polsek Senapelan, usai ditangkap personel Satlantas Polresta Pekanbaru, Kamis (13/7) pagi.
Pemuda tersebut berinisial AS (28). Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, urine AS positif mengandung methamphetamine (kandungan narkoba).
Hal ini dibenarkan Kapolsek Senapelan, Kompol Willi Adrian saat dikonfirmasi Wartawan, melalui sambungan telepon.
"Benar urinenya positif narkoba. Saat ini masih lakukan pemeriksaan mendalam," jawab Willi.
Mantan Kapolsek Pekanbaru Kota ini, mengatakan bahwa pemuda berinisial AS itu belum dipastikan apakah pelaku kriminalitas.
Hanya saja mobil Avanza warna silver yang dikendarainya diduga hasil kejahatan dalam pengukuran pencurian atau penggelapan, karena kunci kontak telah rusak sehingga dihidupkan dengan menggunakan obeng.
Ditambah lagi kaca bagian belakang mobil pecah, menguatkan penyelidikan bahwa AS terlibat dugaan kasus kejahatan.
"Masih kita dalami penangkapan AS ini," tambah Willi.
Sementara mobil Avanza yang diamankan, kata dia, adalah milik PT Adira Sarana Armada di Jalan Jenderal Sudirman.
Sebelumnya, AS diamankan oleh personel Satlantas Polresta Pekanbaru pada melakukan patroli di Jakan Riau persis didekat simpang RTH, Kecamatan Senapelan.
Tiba-tiba muncul salah satu mobil Toyota Avanza warna silver terlihat melakukan pelanggaran.
Namun pada saat dilakukan penyetopan, AS nyaris menabrak anggota sehingga dua personel Satlantas Polresta Pekanbaru, Bripka Hermoliza dan Brigadir Habis melakukan pemberhentian paksa.
Setelah diberhentikan, AS dibawa ke Pos Gurindam 7 untuk dilakukan pemeriksaan dan diserahkan ke Polsek Senapelan. (rpz)