
post
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Korban tenggelamnya Speed Boat di Perairan Provinsi Jambi yang terjadi pada Jum’at (17/7/2015) yang berasal dari Nipah Panjang menuju Lambor luar Provinsi Jambi. Speed Boat yang bermuatan 3 orang yang terdiri dari 1 keluarga. Atas nama Kepala Keluarga Basoh Haris usia 35 TH, Istri Nurhayati 30 TH dan anaknya Basoh Sahid Usia 6 TH jenis kalamin laki-laki. Korban di temukan di perairan Indragiri Hilir tepatnya di Kecamatan Kuindra Sapat dalam keadaan meninggal. Informasi yang di dapat oleh Anggota TIM BASARNAS Posko SAR Tembilahan Indragiri Hilir pada Rabu, (22/7/2015) dengan jumlah personil 4 orang yang di bantu Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil melakukan pencarian di Sungai Bella Kecamatan Kuindra. Adapun kronologis penemuan mayat yang di temukan di tempat yang terpisah-pisah, yang pertama mayat di temukan oleh warga nelayan di perairan perbatasan Provinsi Jambi dengan Kabupaten Inhil Anak dengan Usia 6 TH Jenis klamin laki-laki atas nama Baso Sahid Pukul 08.00 WIB, mayat kedua di temukan oleh Masyarakat Pukul 02.30 WIB atau Dini hari Kamis (23/7/2015) yang di bantu oleh TIM SAR dan BPBD yang terun kelokasi dengan jenis klamin Perempuan Usia 30 TH atasnama Nurhayati di Sungai Bella Kecamatan Kuindra, pada saat di temukan mayat masih perhiasan lengkap. Terakhir mayat ke tiga di temukan oleh Nelayan pukul 17.00 WIB (Kamis, 23/7/2015) di Perairan Perbatasan Provinsi Jambi dengan Kabupaten Inhil Riau yang tersangkut di jaring masyarakat, atas nama Basoh haris Bahar Usia 35 TH. Semua korban di serahkan ke POLSEK setempat oleh Tim Basarnas serta masyarakat yang selanjutnya akan di Evakuasi oleh POLSEK Ke Tembilahan. Sementara itu Koordinator BASARNAS POSKO SAR Tembilahan Rio Putra mengatakan; di harapkan kepada masyarakat Khususnya Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL) dan Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) apabila terjadi musibah atau kelacakaan khususnya di Perairan untuk selalu berkoordinasi dengan Pihak Pemerintahan setempat sehingga dapat mengevakuasi dengan cepat, karena sekarang sudah ada Tim Basarnas yang stanby di Kota Tembilahan. (Utusanriau)