
INHILKLIK.COM, BOGOR – Perseteruan tukang ojek konvensional vs ojek online kembali terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat. Seorang tukang ojek menganiaya driver ojek online hingga babak belur.
Insiden itu terjadi di Jalan Pangeran Assogiri No 376 Rt 002 RW 002 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kamis, 26 Oktober 2017 sekitar pukul 07.00 WIB.
Informasi yang dihimpun Pojokjabar.com, kejadian berawal ketika driver ojek online lewat melintas di Jalan Pangeran Assogiri. Tiba-tiba korban diberhentikan oleh seseorang yang diduga tukang ojek pangkalan di pertigaan Perumahan Taman Kenari.
“Di situlah terjadi adu argumen dan pelaku menendang korban sampai terjatuh dan langsung pergi meninggalkan korban,” ujar Kapolsek Bogor Utara Kompol A Syofwan, Jumat (27/10).
Syofwan melanjutkan, akibat penganiayaan tersebut korban mengalami sakit pada bagian punggung. Korban kemudian mengadukan hal tersebut kepada teman-temannya sesama driver ojek online.
Para driver ojek online lantas di lapangan samping Kantor Lurah Tanah Baru. Dari pertemuan tersebut, driver ojek online sepakat untuk melaporkan kejadian itu ke polisi.
Selain itu, para driver ojek online juga menggalang dana untuk membantu korban mempekarakan pelaku ke polisi.
Aparat kepolisian mencoba memediasi dua kelompok yang berseteru itu. Polisi memanggil pihak ojek pangkalan dan ojek online untuk mencari jalan keluar.
“Hasil musyawarah, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Pihak ojek online akan mencabut laporan dan dari pihak ojek pangkalan meminta maaf serta menandatangi surat perjanjian dan tetap akan menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” pungkasnya. (pojoksatu)