Keakraban Mahasiswa Banjar Riau dan Sahur Bersama

Senin, 29 Juni 2015

post

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Jika acara buka puasa bersama sudah lazim dilakukan banyak orang ketika bulan ramadhan, acara sahur bareng masih bisa dikatakan jarang diadakan oleh organisasi atau komunitas lainnya.

Seperti yang dilakukan mahasiswa Banjar yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Banjar Riau (IPPMBR), puluhan mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Pekanbaru ini berkumpul disebuah rumah makan bertarif mahasiswa untuk sahur bersama.

Terlihat sekali kekompakan diantara mereka, sambil makan mereka pun berdiskusi. Terkadang mereka juga becanda, riuh pekikan tawa pun terjadi.

Hidup diperantauan, jauh dari keluarga dan menjalani kehidupan sebagai anak kost, bisa berkumpul dengan teman-teman seperjuangam adalah hal yang sangat menyenangkan, ditambah lagi memiliki dan berlatar budaya yang sama, kekeluargaan itu lebih terasa akrab.

Selesai menyantap hidangan sahur ala masakan padang, para mahasiswa banjar itu juga sedikit mendapat pecerahan dan motivasi dari salah seorang dewan pembina IPPMBR, yaitu Ustad Muda Abdul Malik Almunir, yang kebetulan baru pulang dari Jogjakarta, sedang menempuh pasca sarjana disana.

Terlihat para mahasiwa tersebut sangat hikmat mendengarkan kultum singkat dari penggagas Rumah Peradaban itu, temanya 'Ruang dan waktu' dalam menentukan araha masa depan. Meskipum serius, tetap saja ada yang menyelipkan candaannya yang mengundang tawa. Ya, memang orang banjar itu rata-rata memiliki humoris yang tinggi.

Sangat menyenangkan, begitulah yang diraskan salah satu pengurus IPPMBR, Feri Kurniansyah. Menurutnya sangat rugi jika melewatkan moment kebersamaan itu, meskipun Ia beberapa kali menjadi bahan ejekan oleh pengrus-pengurus yang lain.

Dan akhirnya diskusi singkat dan padat itu berjalan hingga waktu imsak tiba. Pagi itu, Jumat (26/06/2015), dan akhirnya merekapun pulang ke kost masing-masing. (Ardiansyah)