INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Ketua Komisi II DPRD Inhil, Junaidi memberi apresiasi terhadap kinerja beberapa satker yang ada di Pemkab Inhil, Pasalnya beberapa satker telah berhasil menjalin kerja sama yang baik atas dilakukannnya sidak di beberapa swalayan, serta atas ditemukannya tahu yang mengandung Formalin dan Ikan yang mengandung Formalin beberapa waktu lalu.
"Kerja sama Satker Disperindag dengan Dinas kesehatan, dinilai cukup berhasil. Meski begitu Disperindag Inhil harus tetap menjalankan sidak kedaerah-daerah lainnya, guna memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di Inhil," pinta Junaidi ketika dikonfirmasi diruangannya, Jum'at (29/06).
Dikatakan Junaidi, selain bertujuan memberi rasa aman terhadap semua masyarakat tentang maraknya beredar isu makanan yang bercampur Formalin ataupun sintetis, hendaknya pihak Disperindag jangan puas sampai disini saja.
" Disperindag serta dinas terkait lain hendaknya menjalin kerja sama yang baik kepada pihak aparat kepolisian yang berada disetiap Kecamatan. Terutamanya sekali diwilayah areal perbatasan," jelasnya.
Politisi Muda Partai Golkar itu juga menyinggung bukan masalah keamanan konsumen saja yang menjadi perhatian Pemkab Inhil, Ada juga Hal-hal yang sang Krusial dan saat ini bisa kita lihat sendiri dilapangan atas kelangkaan LPJ 3 KG (Gas Melon) dan Tingganya Harga Jualnya di Pasaran, Itu Juga Harusnya Menjadi Perhatian Disprindag Inhil Khususnya.
" Jangan sempat gara-gara langkanya dan Mahalnya Harga Jual LPG 3KG (Gas Melon) Masyarakat kita kesulitan." sebutnya.
Sambungnya lag, Ya, Kita yakinlah kepada Kadisprindag yang merpakan Kadis Senior di Inhil Mampu menyelesaikan Permaslahan langkanya dan Tingginya Harga Jual Gas Melon Di Inhil Ini. (Aditya)