Kasus Narkoba Tahun 2017 di Inhil Meningkat, Berikut Datanya

Senin, 01 Januari 2018

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sepanjang tahun 2017 kasus Narkoba mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2016.

Hal tersebut berdasarkan data yang didapat saat pres release Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Indragiri Hilir, yang dihadiri Kapolres AKBP Christian Rony Putra, S.I.K, M.H, Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, serta puluhan awak media liputan Inhil.

Berikut perbandingan Kasus Narkoba 2016-2017

Tahun 2016 kasus penindakan barang bukti daun ganja 7 kali lenindakan dengan barang bukti 2.004.6 kilo gram dan 44 Batang, XTC 7 Penindakan dengan jumlah 44 butir, sabu 59 penindakan 353.95 gram, tanaman ganja 44 Batang.

Sedangkan tahun 2017, Ganja 9 kali penindakan 15.039'58 gram, XTC 6 kali penindakan 533 butir, sabu 62 kali penindakan 484.98 gram, tanaman ganja 6 batang

Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, kalau kita lihat pada data, kasus narkoba cukup meningkat 30 %
Untuk barang bukti sendiri, barang bukti cukup meningkat pada tahun 2017 ini.

"Menyikapi itu, perlu kerjasama kita, peredaran narkoba diwilayah kita meningkat. Makanya kami butuh bantuan kawan-kawan media, karena 90 % pengungkapan kasus ini dibantu oleh rekan-rekan serta masyarakat," kata Kasat, Ahad (31/12/2017) siang di Aula Tri Brata Polres Indragiri Hilir.

Terakhir Kasat menjelaskan, pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten sangat meningkat, namun pihaknya perlu kerja keras karena Kabupaten Inhil sangat mudah masuknya barang haram ini.

"Untuk rekanan-rekan ketahui, pengungkapan tahun ini, karena kita ditekankan untuk kualitas barang bukti,
Kita harus bisa membuktikan apakah hanya kulir atau bandara," ucapnya