Mahasiswa Desak Kejari Tembilahan Usut Tuntas Dugaan Korupsi Jembatan Enok

Senin, 15 Juni 2015

post

Mahasiswa Enok Pekanbaru desak Kejari Inhil usut tuntas kasus dugaan korupsi jembatan Enok
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Mahasiswa dan Pemuda Enok yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Enok (IMPPEN) Pekanbaru menggelar pertemuan membahas serius terkait diberhentikannya pengerjaan jembatan Enok,Minggu (14/06/2015). Diduga ada tindak pidana korupsi pada proyek multiyears tersebut, dimana satu orang tersangka telah ditetapkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan.

Mahasiswa Enok mendesak Kejari Tembilahan segera mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap semua pihak yang terlibat. Tidak hanya itu, para mahasiswa itu juga mengecam akan melakukan aksi jika para lembaga hukum lamban dalam menangani kasus tesebut.

"Kami berharap kejari Inhil cepat usut kasus korupsi jembatan Enok, kami mahasiswa dan pemuda enok tidak hanya membahas permasalahan  ini pada agenda pertemuan internal imppen, kami juga akan melakukan aksi jika aparat penegak hukum lambat menangani hal ini," tegas Ketua IMPPEN, Amar.

Senanda dengan Amar, Sekretaris Jendral HIPPMIH Pekanbaru Dian Pratama yang juga merupakan mahasiswa Enok berharap kasus tersebut ditangani serius oleh Kejari Tembilahan.

Diungkapkan Dian dalam waktu dekat pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan DPRD Inhil. Di Legeslatif, mahasiswa berharap akan segera dibentuk pansus untuk megusut kasus yang merugikan negara 44 milyar itu.

"Semoga pihak DPRD mau menerima kami untuk hearing bersama membahas permasalahan ini dan kami meminta DPRD segera membentuk Pansus untuk mengusut kasus tersebut." ungkap Dian.

Jembatan enok merupakan harapan masyarakat enok untuk keluar dari ketertinggalan. Tidak hanya membuka isolasi daerah dan memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengangkut dan memasarkan hasil bumi, jembatan ini juga berfungsi sebagai akses penghubung beberapa kecamatan lainya. (martin/ard)