I
NHILKLIK.COM, BATAM - Antusiasme pecinta olahraga bolavoli semakin meningkat di hari kedua Volley Ball Open Tournament IX Haluan Kepri 2015. Hal itu terlihat dengan semakin banyaknya penonton yang memenuhi tribun untuk menyaksikan laga antara Tim Putra PT TH Indo Plantations Inhil (Pekanbaru) melawan Tim Majapahit (Batam).
Di babak pertama, tim Inhil yang dilatih Syaid Adnan menerjunkan enam pemain, yakni Harry (10), Mhd Yanuar (5), Erik Erianto (8), Andy Putra (4), Sutrisno (2) dan Ahmad Zainul (9).
Sedangkan Tim Majapahit merjunkan Wahyudi selaku kapten (6), Lukman (5) , Ribut Ardianto (11), Putut (9), Aprian Adi (7) dan Dwi Handoyo (2).
Dalam laga tersebut, Syaid Adnan dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Wahyudi yang lebih senior dengan skor 3-1 untuk Majapahit.
Manager pemain PT TH Indo Plantations perkebunan sawit Kabupaten Indra Giri Hilir, Jumiran mengatakan, pihaknya baru kali ini mengikuti iven turnamen bolavoli Haluan Kepri. Menurutnya, iven olahraga bergengsi ini menjadi ajang uji coba untuk menghadap tim-tim kaliber internasional yang hadir dalam turnamen ini.
"Iven internasional Haluan Kepri ini ajang uji coba bagi tim Inhil yang didominasi pemain muda usia 22 tahun ke bawah dan untuk mencari pengalaman," kata Jumiran, saat ditemui sebelum bertanding melawan Majapahit di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam, Minggu(24/5).
Meski di awal ia berharap bisa mengalahkan tim Majapahit yang merupakan pemain lokal Batam, ternyata ia harus mengakui keunggulan lawan yang ternyata lebih senior dari anak didiknya.
Pertandingan antara Inhil dan Majapahit ini dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, di mana tim Inhil berjuang keras untuk bisa memenangkan pertandingan di babak pertama. Namun, dewi fortuna belum berpihak tehadap Tim Inhil, sehingga Majapahit berhasil mematahkan perlawanannya dengan skor 25-16.
Untuk membalas kekalahan dibabak pertama, Inhil berusaha mengatur strategi yang kemudian bisa menyamakan kedudukan dengan Majapahit . Di babak kedua ini Inhill berhasil dengan skor tipis 20-25.
Semangat yang ditunjukkan Inhill terus menggebu di babak ke tiga, sehingga kejar-kejaran skor pun tak terelakkan. Di babak ini, Inhill harus kembali menyerah dengan skor akhir 26-28. Laga ini membuat sorakan demi sorakan dari penonton untuk menyemangati tim-tim kesayangannya.
Di babak ke empat, Inhill harus benar-benar dibuat angkat tangan dengan skor jauh tertinggal oleh Majapahit , yaitu 17-25. Dengan begitu, Majapahit memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. (*)
Source: Riaukepri.com