 |
| Buah pinang (deherba.com) |
INHILKLIK.COM, TELUK SUNGKA - Sejumlah petani di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, kembali sumringah dan bersemangat. Karena harga jual buah pinang didaerah tersebut kembali normal dengan nilai jual Rp 10.000 hingga Rp 12.000 perkilogram, bergantung terhadap kwalitasnya.
Siti salah seorang petani yang berada di Kecamatan tersebut, tepatnya di Desa Teluk Sungka mengatakan bahwa kenaikan harga komoditi tersebut membuat dirinya merasa terbantu secara ekonomi untuk kebutuhan rumah tangganya.
"Syukurlah harga pinang seperti dulu lagi, dapat juga membantu kebutuhan sehari-sehari," ujarnya seperti dimuat
bertuahpos.com, Sabtu (16/5/2015)
Menurut penuturannya, kenaikan harga jual buah pinang didaerah tempat dirinya berdomisili ini baru sekitar beberapa hari belakangan, sebelumnya harga jual buah pinang tersebut sempat anjlok ke harga Rp 5000 hingga Rp 6000 perkilogramnya.
"Baru-baru ini naiknya, kemarin turun," imbuhnya.
Selain Siti, hal senada juga disampaikan oleh Asrul petani lainnya, ditengah anjloknya harga kelapa, ia juga merasa terbantu untuk menambah biaya pendidikan anaknya yang akan melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi.
"Dapat juga bantu-bantu biaya sekolah anak, apalagi anak saya sekarang sudah mau melanjutkan pendidikan lagi, kalau hanya bergantung kepada kelapa saat ini tidak akan cukup karena harganya masih rendah sekali sekitar 2000-an," tuturnya.
Asrul berharap, harga jual salah satu penghasilan tambahan terbesar masyarakat ini tidak mengalami penurunan harga lagi, dengan begitu diharapkan juga bisa mensejahterakan para petani kecil seperti mereka. (bpc)