Peneliti Temukan Kulit Manusia Tertua Berusia Dua Juta Tahun

Selasa, 12 Mei 2015

post

Peneliti Temukan Kulit Manusia Tertua Berusia Dua Juta Tahun (foto: Getty mages)
INHILKLIK.COM, JOHANNESBURG - Kulit manusia tertua berusia dua juta tahun ditemukan di antara enam kerangka kuno di wilayah Johanessbug, Afrika Selatan.

Para antropolog memprediksi, kulit manusia tertua itu berusia dua juta tahun itu merupakan kulit manusia purba milik spesies Australopithecus sediba. Kulit manusia tertua itu disebut-sebut akan mengungkap rincian penting tentang kehidupan manusia purba.

Selain kulit, para antropolog itu juga menemukan sisa makanan terakhir yang terselip di kerangka gigi manusia purba. Penemuan itu terjadi setelah sebelumnya para peneliti juga menemukan kerangka yang diuga merupakan manusia purba berjenis kelamin laki-laki di dalam gua tersebut.

“Sejenis tanaman atau biji kami temukan di sela-sela bagian gigi kerangka tersebut bahkan partikulat makanan juga kami temukan, hal itu membuat kami dapat melihat apa yang mereka makan. Lebih luar biasa, kami pikir kami telah menemukan kulit fosil juga,” ujar Professor Lee Berger, antropolog dari Universitas Wtiwatersrand, yang juga pemimpin penggalian tersebut seperti dilansir dari laman Mirror, Minggu (10/5/2015).

Penggalian tersebut juga menemukan kerangka tengkorak bersama dengan tulang bahu, tangan, tulang pergelangan tangan, dan tulang pergelangan kaki yang diduga telah berusia dua juta tahun.

Professor Lee Berger menggambarkan penemuan tersebut sebagai manusia awal dan diberi nama Australopithecus sediba dan dianggap sebagai spesies transisi antara spesies Australopithecus dan spesies Homo awal.

Penelitian menyatakan bahwa spesies tersebut memiliki pinggang ramping mirip dengan manusia modern, namun bentuk kaki yang berubah tajam ke dalam. Profesor Berger dan timnya kini tengah berusaha untuk membuat sebuah laboratorium hidup di atas situs tersebut sehingga mereka dapat meneliti fosil langsung di tanah, tanpa merusaknya. (*)


Sumber: Okezone.com