
post
INHIKLIK.COM, TEMBILAHAN - Setelah sekian lama terabaikan, Dirut PDAM Tirta Indragiri Agustian Rasmanto canangkan agar embung di Kecamatan Tempuling segera dioperasiakan. Pasalnya, embung tersebut yang memakan uang negara dari dana APBN tahun 2012 hingga kini tak kunjung berfungsi sebagaimana yang diharapkan. "Upaya ini kita lakukan agar kebutuhan penyedian air bersih, bagi masyatakat bisa terpenuhi,"ujarnya, Sabtu (10/5). Dikatakannya lagi, embung tersebut memiliki luas area mencapai 18 hektar dari 20 hektar yang tersedia. Di mana rencana awal berkemampuan pendistribusian air sekitar 337 per detik mencakup Tembilahan dan Sungai Salak. Lebih lanjut Agustian Rasmanto menjelaskan saat ini pihaknya masih terkendala koneksi transmini pipa dari sungai salak ke embung itu sendiri. Persoalan lain yakni terkait pasokan listrik PLN yang belum ada teraliri ke sana. "Kalau kita memakai genset biaya operasoinal sangat besar, maka akan lebih mendukung jika melalui PLN," ungkapnya. Selanjutnya, pihak PDAM akan melakukan pendekatan dengan pemerintah Provinsi, dengan menyiapkan master Plan pengembangan dan potensi lainnya guna mendukung operasi embung ini ,dan semakin menghasilkan pendapatan. "Dalam bulan ini kita telah melakukan pendekatan dengan pemerintah Provinsi, dan dalam waktu dekat ini juga PDAM akan menyiapkan masterplan pengembangan potensi laib dari embung itu sendiri,"Pungkasnya.(Aditya)